Sabtu, 7 Maret 2026

Mudik Lebaran

Lonjakan Pemudik Lebaran Mulai Terjadi di Pelabuhan Ferry Gorontalo, Meningkat 25 Persen

Otoritas terkait mengonfirmasi kepada TribunGorontalo.com, bahwa penjualan tiket meningkat sejak 10 hari jelang lebaran Idul Fitri 1444 H. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Redaksi |
zoom-inlihat foto Lonjakan Pemudik Lebaran Mulai Terjadi di Pelabuhan Ferry Gorontalo, Meningkat 25 Persen
TribunGorontalo.com
Kapal Ferry tujuan Gorontalo, KMP Moinit 

Reporter: Prailla Libriana

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Mulai terjadi lonjakan pemudik lebaran Idul Fitri 1444 H di Pelabuhan Ferry Gorontalo

Otoritas terkait mengonfirmasi kepada TribunGorontalo.com, bahwa penjualan tiket meningkat sejak 10 hari jelang lebaran Idul Fitri 1444 H. 

"Kalau sementara terjual 200 tiket, pak," ujar Aswin Lamusu, Kasatpel Ferry Gorontalo kepada TribunGorontalo.com, Kamis (13/4/2023).

"Agak meningkat dari hari-hari sebelumnya," tambah Aswin.

Kata dia, jika dibandingkan dengan sebelum bulan Ramadhan, memang mengalami lonjakan pemudik. 

14/4/2023_Aswin Lamusu_pelabuhan ferry gorontalo_pemudik lebaran
Kasatpel Pelabuhan Ferry Gorontalo, Aswin Lamusu (kanan). Ia menjelaskan pemudik lebaran di pelabuhan Ferry Gorontalo melonjak.

Sebelumnya, kapal yang akan berlayar selalu akan di ramp check (pemeriksaan) terlebih dahulu.

"Sebelum persiapan anglep, kita pastikan sekali kapal ini benar-benar siap untuk pemudik ini," ujar Aswin.

Ramp check (pemeriksaan) di kedua kapal ini telah dilakukan secara menyeluruh, sehingga bisa dipastikan kapal benar-benar siap mengangkut pemudik.

Ramp check ini dilakukan sebanyak sekali dan dilakukan oleh pihak dari Kementerian Perhubungan bagian marine inspector dan kesyahbandaran.

"Mereka itu memeriksa keseluruhan kapal itu, dari mesinnya, hingga alat-alat keselamatannya," ujar Kasatpel.

Aswin menambahkan, pihak dari pelabuhan telah menyediakan posko terpadu.

"Posko terpadu ini memantau semua giat yang ada di pelabuhan penyeberangan agar semua giat tersebut aman, lancar, dan terkendali," jelasnya.

Beberapa personel pun diturunkan untuk berjaga-jaga di posko terpadu tersebut.

Personel tersebut adalah dari pihak kepolisian, TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan pihak dari balai karantina hewan dan tumbuhan, beberapa instansi terkait dan juga dari Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved