Rabu, 11 Maret 2026

Elektabilitas Ganjar Pranowo Anjlok, Batal Piala Dunia U-20 Sebabkan Penilaian Masyarakat Berubah?

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kini anjlok setelah polemik penolakan tim Israel untuk mengikuti Piala Dunia U-20.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Elektabilitas Ganjar Pranowo Anjlok, Batal Piala Dunia U-20 Sebabkan Penilaian Masyarakat Berubah?
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat akan melepas bus kloter pertama pemudik ke Sumatera besok (13/04/2023). Kabar terbaru, Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kini anjlok setelah polemik penolakan tim Israel untuk mengikuti Piala Dunia U-20. 

"Biasanya sebuah fenomena, kalau common sense dan juga spot cek saja, kita bisa melihat bahwa itu berpengaruh, sehingga kita bisa lihat bagaimana sekarang ini angka-angka menunjukkan pergerakan elektabilitas kemudian juga preferensi itu menjadi kacau balau," ujar Toto.

 

Peneliti Litbang Kompas Toto Suryaningtyas soal Elektabilitas Ganjar Pranowo
Peneliti Litbang Kompas Toto Suryaningtyas menjelaskan soal anjloknya elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo setelah polemik penolakan tim Israel untuk mengukuti Piala Dunia U-20 hingga berujung pembatalan Indonesia jadi tuan rumah event internasional ini. Menurut Toto, penolakan ini memang sangat mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap Ganjar Pranowo.

 

Survei LSI

Sebagaimana diketahui, jika Pemilu dilaksanakan sekarang pada April 2023, dari simulai 19 nama, Ganjar masih paling banyak dipilih.

Namun elektabilitasnya anjlok menjadi 19,8 persen.

Padahal pada simulasi periode Maret 2023 sebelumnya, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 27,1 persen.

Sementara itu, simulasi Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra saat ini menguat, yakni 17,9 persen menjadi 19,3 persen.

Diposisi ketiga, Anies Baswedan elektabilitasnya 18,4 persen.

Mesti tidak begitu menunjukan perubahan, namun telah terjadi kenaikan dari sebelumnya 17,2 persen.

Nama-nama capres lain yang elektabilitasnya di bawah 10 persen di antaranya, Ridwan Kamil 5.8 persen, Sandiaga Uno 2,9 persen, Erick Thohir 2,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebanyak 2,0 persen.

Disusul Puan Maharani sebanyak 1,4 dan Airlangga Hartarto sebanyak 0,9 persen.

 

Hasil Simulasi 3 Capres Versi Perhitungan LSI
Hasil Simulasi 3 Capres Versi Perhitungan LSI, jika Pemilu dilaksanakan sekarang pada April 2023, dari simulai 19 nama, Ganjar masih paling banyak dipilih.

 

Namun jika melihat hasil simulasi 3 nama Calon Presiden, tampak terjadi pergeseran yang sangat besar.

Pada tiga besar Capres, Ganjar Pranowo mengalami penurunan, Prabowo cenderung menguat, sementara Anies relatif tidak banyak berubah.

Prabowo Subianto menguat, dari sebelumnya 26,7 persen menjadi 30,3 persen.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved