Sri Mulyani Langsung Turun Tangan atas Viral Soimah Ngaku Diamuk Oknum Pajak, Paparkan 3 Hal Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani turun tangan atas keluhan pesinden Soimah yang mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan dari petugas pajak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/23112022_menkeu.jpg)
"Akhirnya datang orang pajak ke tempat kakak saya, bawa debt collector, bawa dua, gebrak meja, itu di rumah kakak saya."
Soimah lantas menegaskan tak akan lari dari kewajibannya membayar pajak.
Selaku warga yang taat pajak, Soimah justru merasa diperlakukan bak seorang koruptor.
"Soimah enggak bakal lari kok, bisa dicari, jangan khawatir, bayar pasti bayar, tapi perlakukan lah dengan baik," ucap Soimah.
"Saya kerja hasil jerih payah, proses panjang, keringat saya sendiri, bukan hasil maling, bukan hasil korupsi, kok saya diperlakukan seakan-akan saya ba****an, saya ini koruptor," tukasnya.
Tanggapan Ditjen Pajak
Ucapan Soimah itu lantas viral di media sosial.
Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), melalui akun Twitter @DitjenPajakRI, membantah tuduhan Soimah itu.
"Penagihan aktif dilakukan apabila wajib pajak tidak membayar utang pajaknya sesuai jangka waktu yang ditetapkan.
Dalam penagihan aktif contohnya penyampaian surat paksa, juru sita datang ke tempat wajib pajak dengan membawa surat tugas dan identitas resmi DJP," tulis akun @DitjenPajakRI.
Pada cuitan selanjutnya, Ditjen Pajak juga menegaskan tak pernah menggunakan jasa debt collector.
"Tidak ada Debt Collector di DJP," cuitnya.(TribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Viral Soimah Ngaku Diamuk Oknum Pajak, Sri Mulyani Langsung Turun Tangan Ungkap 3 Poin Berikut