Sri Mulyani Langsung Turun Tangan atas Viral Soimah Ngaku Diamuk Oknum Pajak, Paparkan 3 Hal Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani turun tangan atas keluhan pesinden Soimah yang mengaku mendapat perlakuan tak menyenangkan dari petugas pajak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/23112022_menkeu.jpg)
Sementara, KPP Pratama Bantul hanya melakukan kegiatan validasi nilai transaksi rumah tersebut.
Kemudian, Ditjen Pajak membenarkan bahwa Kantor Pajak memiliki debt collector yakni Juru Sita Pajak Negara (JSPN) yang ditugaskan jika ada tunggakan pajak.
"Ibu Soimah sendiri tidak pernah diperiksa kantor pajak dan tercatat tidak ada utang pajak. Lalu, buat apa didatangi sambil membawa debt collector? Apa benar itu pegawai pajak," kata petugas Ditjen Pajak dalam video.
Adapun nilai bangunan pendopo milik Soimah ditaksir senilai Rp 4,7 miliar, bukan Rp 50 miliar seperti yang disebut diucapkan oleh oknum pegawai pajak dalam penuturan sang pesinden.
Terakhir, Ditjen Pajak membantah telah melakukan perbuatan tidak manusiawi atau pun mengirim pesan tak pantas pada Soimah.
Pihaknya menegaskan bahwa petugas pajak resmi hanya mengirim pesan untuk mengingatkan melaporkan SPT tahunan.
"Kami telah mencoba menghubungi Ibu Soimah dan kami sangat terbuka jika Ibu Soimah dan kawan pajak lainnya ingin bertemu secara langsung dengan kami," pungkasnya.
Penuturan Soimah
Artis sekaligus pesinden Soimah Pancawati menjadi sorotan setelah mengaku didatangi petugas pajak dan sejumlah debt collector.
Dilansir TribunWow.com, Soimah menyebut petugas pajak itu datang sembari memperlihatkan perilaku yang buruk.
Soimah yang mengaku rajin membayar pajak merasa tak terima diperlakukan kasar oleh sang oknum pajak.
Hal itu diungkap Soimah dalam acara Blakasuta, Kamis (7/4/2023).
Menurut Soimah, petugas pajak itu datang ke rumah keluarganya yang ada di Yogyakarta.
"Jadi posisi saya sering di Jakarta, di rumah alamat KTP kan di tempat mertua saya, selalu didatangi, bapak selalu dapat surat, bapak kan kepikiran, enggak ngerti apa-apa," ucap Soimah.