Pemkab Pohuwato
Sekda Pohuwato Turun Sidak Takjil Buka Puasa Bersama BPOM
Karena itu, Zulkifli bersama BPOM Gorontalo, melakukan sidak takjil buka puasa. Sejumlah pedagang takjil di sepanjang jalur pasar tradisional Marisa,
TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa – Plh Sekda Pohuwato, Zulkifli Umar berupaya memastikan takjil buka puasa yang dijual pedagang di wilayah itu, steril.
Karena itu, Zulkifli bersama BPOM Gorontalo, melakukan sidak takjil buka puasa. Sejumlah pedagang takjil di sepanjang jalur pasar tradisional Marisa, Desa Marisa Utara didatangi.
Dalam kesempatan itu, terlihat Sekretaris Dinas Kesehatan Pohuwato, Ramayani Nento ikut terjun langsung.
Mereka mengambil sampel dan melakukan pengujian kandungan takjil buka puasa di tempat.
Pengujian cenderung cepat karena BPOM menggerakan laboratorium mobile diterjunkan pula ke lapangan.
Zulkifli Umar menyampaikan terima kasih kepada pihak BPOM Gorontalo yang telah turun langsung.
Mantan Kadisporapar Pohuwato ini menyebutkan, dari 89 sampel yang sudah di uji laboratorium, pihaknya menemukan 2 sampel yang mengandung zat berbahaya.
Dua takjil itu yakni mie basah dan kue cara (apang colo).
"Kue yang yang terindikasi mengandung zat berbahaya ini ada di kuenya bukan di gula arennya. Sama seperti mie itu kental sama seperti karet, ketika dipijat dengan tangan, kuenya itu agak licin. Jadi, sudah dipastikan itu mengandung boraks dari hasil lab seperti itu," ungkap Zulkifli Umar.
Pemerintah daerah pun, katanya akan terus melakukan upaya-upaya untuk bagaimana nantinya kue-kue yang di jual oleh para pedagang ini bisa aman di konsumsi oleh masyarakat.
"Saya mengimbau kepada seluruh pedagang takjil, atas nama pemerintah daerah kiranya dapat melakukan jual beli sesuai dengan syariat islam tanpa mencampur zat-zat berbahaya. Karena ini akan berbaur kepada kesehatan masyarakat itu sendiri juga terhadap anak-anak kita", pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/652023_takjil-buka-puasa.jpg)