Minggu, 15 Maret 2026

Pasar Modern Limboto

Pasar Modern Limboto-Gorontalo Berkonsep Semi Mall, Diisi 70 Persen Produk Lokal

Dalam Pasar Modern Limboto ini kata dia akan menjual produk atau barang berupa pakaian, elektronik, dan lain-lain.

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Pasar Modern Limboto-Gorontalo Berkonsep Semi Mall, Diisi 70 Persen Produk Lokal
TribunGorontalo.com/FajriKidjab
DPRD Kabupaten Gorontalo meninjau Pasar Modern Limboto, Senin (3/4/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku mengatakan Pasar Modern Limboto berkonsep semi mall.

Dalam Pasar Modern Limboto ini, kata dia, akan menjual produk atau barang berupa pakaian, elektronik, dan lain-lain.

Pasar Modern Limboto ini disebut akan didominasi brand-brand lokal sebesar 70 persen. Sementara 30 persen adalah brand nasional.

Hal ini bertujuan memajukan UMKM masyarakat, disamping meningkatkan perekonomian daerah.

"Brand nasional ini sebenarnya sebagai daya tarik saja," ujar Victor Asiku kepada TribunGorontalo.com, Senin (3/4/2023) siang.

Adanya brand nasional dianggap bakal menarik minat para pengunjung segmented, seperti J-Co, KFC, Mixue, Kopi Kenangan dan lain sebagainya.

Kadisperindag mengungkapkan, pihaknya sementara melobi penawaran di beberapa supermarket di Provinsi Gorontalo.

Adapun Pasar Modern Limboto direncanakan bakal menampung sebanyak 161 tenan, ditambah rental space (tempat penyewaan).

Baru-baru ini, DPRD Kabupaten Gorontalo meninjau langsung lokasi pembangunan Pasar Modern Limboto.

Mereka meminta kontraktor menyelesaikan proyek Pasar Modern Limboto dalam dua bulan.

Hal itu dikemukakan oleh Sladauri Kinga, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo.

"Karena yang diwanti-wanti oleh DPR itu jangan sampai tidak sesuai target yang direncanakan awal," jelas Sladauri Kinga.

Namun, ia cukup optimis dan yakin proyek sebesar Rp 56 Miliar ini bakal tuntas tepat waktu.

Politisi PAN ini mengungkapkan, mereka cukup puas atas kinerja tim pelaksana, PT Putera Jaya Andalan.

Saat ini progres pembangunan Pasar Modern Limboto sudah mencapai 72 persen.

Terkait masalah kekurangan dana landscape, DPRD mengaku siap membantu melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

"Kalau mau kerja kan harus butuh dana, jadi kita akan menyurati dinas terkait," ungkapnya.

Project Control Manager PT Putera Jaya Andalan, Eko Purwanto mengatakan pihaknya masih menunggu membrane.

Sejauh ini, kata dia, semuanya sudah berjalan sesuai harapan. Termasuk lift dan eskalator sudah ada.

"Mudah-mudahan rangka yang dibeli udah dikirim. Karena tensile membrane kita itu buatan Indonesia," ucap Eko.

Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, bangunan-bangunan sudah proses pengecatan. Adapun lantai dua sudah mulai terpasang granit.

Ia menambahkan, apabila rolling door dan plafon sudah terpasang, maka pembangunan sudah dianggap rampung.

"Cuma memang landscape belum masuk dalam anggaran," tandasnya.

Diketahui pasar modern Limboto dibangun menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 56 Miliar.

PT Putra Jaya Andalan merupakan tim pelaksana proyek. Di mana 80 persen tenaga kerja 80 persen penduduk asli Gorontalo. 

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menargetkan peresmian pasar modern saat HUT Kabupaten Gorontalo tahun ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved