Arti Kata
Mengenal Apa Itu Yars, Rudal yang Disebut Vladimir Putin sebagai Senjata Tak Terkalahkan Rusia
Pada Rabu (29/3/2023) Kemenhan Rusia ungkap pasukan militernya memulai latihan dengan rudal balistik antarbenua Yars di tengah perang Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/rudal-yars.jpg)
Dalam keadaan darurat kendaraan TEL dapat beroperasi secara mandiri tanpa pengawalannya. Tanker bahan bakar didasarkan pada sasis 16x16 yang serupa, tetapi membawa tangki bahan bakar yang sangat besar sebagai pengganti rudal balistik.
Rudal balistik antarbenua Yars dirancang untuk masa pakai sekitar 20 tahun.
Baca juga: Mengenal Apa Itu B-52H Stratofortress, Pesawat Pembom AS yang Terbang ke Arah Perbatasan Rusia
Varian
1. RS-26 Rubezh, juga disebut Yars-M, adalah versi Yars yang lebih kecil dan lebih ringan.
2. Yars-S adalah versi perbaikan dari Yars. Rudal bergerak jalan memiliki panjang 17,8 m dan memiliki diameter 1,86 m.
Ini memiliki berat peluncuran 46 t dan dapat membawa muatan 1,25 t. Jangkauan tembakan hingga 10.000 km.
Jadi rudal ini sebenarnya sedikit lebih kecil dari Yars aslinya dan memiliki jangkauan yang lebih pendek. Yars-S pertama kali dikerahkan pada 2019. Pada 2021, sejumlah rudal Yars-S dikerahkan.
Baca juga: Mengenal Apa Itu GROM-32, Rudal Layang yang Mulai Dipasang di Jet Tempur Rusia untuk Serang Ukraina
Rusia Latihan Rudal Yars
Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters, Rusia telah memulai latihan dengan sistem rudal balistik antarbenua Yars dan beberapa ribu tentara.
Hal tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia pada Rabu (29/3/2023), dalam apa yang mungkin dilihat sebagai upaya lain oleh Moskow untuk memamerkan kekuatan nuklirnya.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Sukhoi Su-24, Jet Tempur Rusia yang Dijatuhkan Pasukan Darat Ukraina di Bakhmut
Presiden Rusia Vladimir Putin bertujuan untuk menjadikan sistem rudal Yars, yang menggantikan sistem Topol, bagian dari "senjata tak terkalahkan" Rusia dan komponen andalan persenjataan nuklirnya yang berbasis darat.
“Secara total, lebih dari 3.000 personel militer dan sekitar 300 peralatan terlibat dalam latihan tersebut,” ungkap Kemenhan Rusia dalam sebuah pernyataan di Telegram.
Latihan tersebut melibatkan pemeriksaan kontrol komprehensif Pasukan Rudal Strategis terhadap formasi rudal Omsk bersama dengan latihan komando dan staf dengan formasi rudal Novosibirsk yang dilengkapi dengan sistem Yars.
Baca juga: Mengenal Apa Itu MiG-29, Jet Tempur Soviet yang Bakal Dikirim Polandia ke Ukraina untuk Lawan Rusia
Selama latihan, sistem seluler Yars akan melakukan manuver di tiga wilayah Rusia, sebut Kemenhan Rusia, tanpa mengidentifikasi wilayah tersebut.
“Juga, rudal strategis akan melakukan serangkaian tindakan untuk menyamarkan dan melawan sarana pengintaian udara modern bekerja sama dengan formasi dan unit Distrik Militer Pusat dan Pasukan Dirgantara.” jelas Kemenhan Rusia.