Ramadhan Gorontalo

Jelang Ramadhan Gorontalo - Beras Tidak Ada Stok

Pedagang beras Pasar Sentral Kota Gorontalo mengatakan beras tidak ada stok, Rabu (22/3/2023).

Penulis: Redaksi | Editor: Lodie Tombeg
TribunGorontalo.com/prailla libriana
Beras di Gorontalo,Rabu (22/3/2023). Pedagang beras Pasar Sentral Kota Gorontalo mengatakan beras tidak ada stok. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pedagang beras Pasar Sentral Kota Gorontalo mengatakan beras tidak ada stok, Rabu (22/3/2023).

Sehari menjelang bulan suci Ramadhan, harga beras naik seribu per Kilogram (Kg) di Pasar Sentral, Kelurahan Limba B, Kota Gorontalo.

Pantauan TribunGorontalo.com harga beras naik mulai dari Rp 13.500 hingga Rp 14.500 dari sebelumnya Rp 12.500 hingga Rp 13.500 per Kg. Rata-rata kenaikan harga beras Rp 1.000 per Kg.

Anis (51), pedagang beras di Pasar Sentral Kota Gorontalo kepada TribunGorontalo.com mengatakan, harga beras sudah naik per Kg.

"Semua harga beras ini naik harganya," ujar Anis.

Berikut harga beras (Kg) di Pasar Sentral Kota Gorontalo, Rabu (22/3/2023):

  • Ciheran Rp 12.500-Rp 13.500
  • Superwin Rp 13.500-Rp 14.500
  • Yenti Rp 13.500-Rp 14.500

Anis juga mengatakan penyebab dari kenaikan harga beras ini.

"Harga beras naik karena stoknya tidak ada," ujar Anis.

Sebelumnya juga diketahui harga beras per karung berada dikisaran harga Rp 600 ribu dan Rp 625 ribu, dan sekarang sudah berada dikisaran harga Rp 700 ribu. (prailla libriana)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved