Senin, 9 Maret 2026

Kebakaran di Pantungo

Tiga Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran Telaga Biru-Gorontalo

Tiga mobil damkar terjun ke lokasi kebakaran desa Telaga Biru masing-masing dari Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango,

Tayang:
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
zoom-inlihat foto Tiga Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran Telaga Biru-Gorontalo
TribunGorontalo.com
Tiga mobil damkar terjun ke lokasi kebakaran Telaga Biru masing-masing dari Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan damkar milik pemerintah provinsi. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sebanyak tiga mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi kebakaran di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Jumat dini hari, (17/3/2023). 

Tiga mobil damkar terjun ke lokasi kebakaran Telaga Biru masing-masing dari Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan damkar milik pemerintah provinsi.

Jika dihitung, ada setidaknya 9 personel turun pada peristiwa kebakaran Telaga Biru tersebut. 

Kronologi kebakaran 

Tim pemadam kebakaran (damkar) melaporkan kronologi kebakaran rumah di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Gorontalo, Jumat dini hari (17/3/2023). 

Melalui laporan tertulis yang diterima TribunGorontalo.com, kebakaran rumah di Telaga Biru disebabkan api yang menjalar dari belakang rumah tersebut. 

Menurut warga sekitar, rumah yang mengalami kebakaran di Telaga Biru itu milik peternak sapi. Di belakang rumah ada jerami kering. 

Diduga, jerami kering yang mudah terbakar, memantik api membesar, hingga menjalar ke rumah yang dihuni satu kepala keluarga (KK) tersebut. 

Api mula-mula membakar jerami, Arman Abdul, pria berusia 42 tahun pemilik rumah itu, berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. 

Ia menggunakan air dari sumur suntik (DAP) rumahnya untuk menyirami api yang kian membesar. 

Ia sadar, api yang merambat di jerami kering, tidak mampu ia kendalikan. 

Ia pun kemudian membangunkan anak-anak dan istrinya yang saat itu tidur di dalam rumah. Ia yakin, sudah pasti api akan menjalar ke rumah. 

“Melihat api yg sudah sangat besar, Pak Arman langsung mengevakuasi anak-anak serta istrinya untuk keluar dari rumah,” kata Komandan Operasi Damkar Kabupaten Gorontalo, Farid Taha dalam laporannya kepada TribunGorontalo.com.

Korban pun meminta tetangganya, Amalia Bano, menghubungi tim damkar setempat. Laporan masuk ke tim pukul 01.15 Wita. 

Personel damkar menerima informasi dan meluncur pukul 01.16 Wita. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved