Ramadhan
Ingin Ziarah Kubur Keluarga Jelang Ramadhan, Berikut Tata Caranya
Ziarah kubur jelang Ramadhan biasanya untuk mendoakan orang tua, kerabat, atau keluarga yang telah berpulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2422023_ziarah-ke-makam-pejuang-Pohuwato.jpg)
- Untuk jenazah perempuan
اللهُمَّ اغْفِرْ لَها وَارْحَمْها وَعَافِها وَاعْفُ عَنْها يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ
“Ya Allah ampunilah dirinya (perempuan), kasihanilah dirinya, afiatkan dirinya, dan maafkanlah dirinya, wahai Tuhan sekalian alam.”
Tata Cara dan Adab Ziarah Kubur yang disyariatkan
Mengutip dari Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah karya Ustaz M Syukron Maksum dan Buku Panduan Praktis Hidup Islami, berikut tata cara dan adab ziarah kubur yang disyariatkan:
1. Pada waktu masuk pintu gerbang pemakaman, hendaknya mengucapkan salam;
Sebab, kuburan sebagai tempat pemakaman jenazah manusia harus tetap dihormati dan dimuliakan secara wajar.
2. Membuka alas kaki ketika berjalan di sela-sela kuburan.
Bahwa rasulullah SAW melihat seorang laki-laki berjalan dengan terumpah di kuburan, maka beliau bersabda: “Hai orang yang berterompah, bukalah terompahmu”. (HR. Abu Dawud, Ahmad, Imam Empat).
3. Tidak boleh bernazar dengan niat tertentu yang berkaitan dengan takziah, karena nazar hanya ditujukan kepada Allah;
4. Tidak boleh mencium atau menyapu dengan tangan untuk meminta berkah, karena hal itu menjurus ke arah kemusyrikan;
5. Menghadap kiblat dan berdoa kepada Allah memohonkan ampun dan kebaikan untuk mereka.
6. Hendaknya menyampaikan doa-doa kepada Allah yang berisi mohon ampunan, rahmat, dan keselamatannya;
7. Tidak boleh menduduki kuburan.
8. Mengenai hukum ziarah kubur bagi wanita, Abdullah bin Abi Mulaikah pernah bercerita:
"Pada suatu hari, Aisyah pernah pulang dari kuburan. Lalu aku bertanya kepadanya: 'Wahai Ummul Mukminin, dari mana engkau?' Aisyah menjawab: 'Dari kuburan saudaraku, Abdurrahman'. Kemudian kutanya lagi: 'Bukankah Rasulullah SAW melarang ziarah kubur?' Kemudian kutanya lagi: 'Bukankah Rasulullah SAW melarang ziarah kubur?' Aisyah menjawab: 'Benar, beliau pernah melarang, tapi kemudian menyuruhnya'." (HR Al-Hakim dan Baihaqi).