Liga 3 Gorontalo
Big Match Liga 3 Gorontalo: Persidago vs Persital Talumolo Berakhir Ricuh, Pertandingan Ditunda
Big Match babak delapan besar Liga 3 Gorontalo mempertemukan antara Persidago vs Persital Talumolo berakhir ricuh.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/12223-Persital-Persidago.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Big Match babak delapan besar Liga 3 Gorontalo mempertemukan antara Persidago vs Persital Talumolo berakhir ricuh.
Kericuhan di laga besar mempertemukan dua tim unggulan Liga 3 Gorontalo itu diduga penonton yang hadir di Stadion tak terima dengan keputusan wasit.
Sehingga, penonton melempari botol minuman ke bench pemain Persidago. Pertandingan babak delapan besar Liga 3 Gorontalo itu pun dihentikan.
Menurut cerita Asisten Pelatih Persidago Farid Tanib, pertikaian bermula saat penyerang Persital Talumolo Faisal Akili terjatuh di dalam kotak penalti Persidago.
Wasit yang bertugas saat itu tak meniup peluit pelanggaran, hanya mengangkat tangannya menandakan play on, permainan pun tetap berlanjut.
Baca juga: Kronologi Kericuhan Laga Persidago vs Persital Talumolo di Babak 8 Besar Liga 3 Gorontalo
"Si Akili (penyerang Persital) ini membawa bola di dalam kotak penalti, saat bek Persidago mau merampas bola, tiba-tiba Akili terjatuh (diving), wasit juga melihat jelas, dan tidak meniup peluitnya," cerita Farid kepada TribunGorontalo.com melalui sambungan telepon.
Saat Faisal Akili terjatuh, pendukung Persital Talumolo ketika itu mulai berteriak dan menyalahkan wasit. Keadaan pun mulai memanas.
Sebab wasit tak meniup peluitnya, Persidago melakukan counter attack.
Iqbal Pakaya pemain sayap Persidago memanfaatkan serangan balik itu, membawa bola sampai ke kotak penalti dan ingin menggocek kiper Persital Talumolo.
Kiper milik Persital Talumolo pun langsung menjatuhkan Iqbal Pakaya dan bola lepas begitu saja.
Wasit juga tak meniup peluitnya, sehingga play on tetap dilakukan.
"Saat Iqbal Pakaya jatuh, wasit menyatakan play on, dari sini lah pertandingan mulai ricuh, dan penonton mulai melempari botol minuman di bench kami," lanjut cerita Farid.
Pelemparan botol minuman ke banch pemain Persidago itu menjadi alasan direktur pertandingan menghentikan laga babak delapan besar Liga 3 Gorontalo.
Sebelum insiden tersebut terjadi, Persidago telah unggul 1 - 0 atas Persital Talumolo.
Persidago mendapatkan skor 1 - 0 berkat gol Andre Ahmad di babak kedua menit 76.
Sebab kericuhan tersebut, Pertandingan babak delapan besar Liga 3 Gorontalo di Stadion Boalemo ditunda untuk sementara waktu.
Tim yang belum melakoni babak delapan besar juga ditunda secara paksa oleh Asprov PSSI Gorontalo.
Diketahui, Laga yang mempertemukan dua tim unggulan Liga 3 Gorontalo itu digulir di Stadion Pemuda Boalemo, Sabtu (11/3/2023) sore hari. (*)