Bos Tentara Bayaran Wagner Rusia ‘Haus’ Amunisi, Ancam Tinggalkan Barisan Depan
Ia mengulangi permintaan amunisi pada pemerintah Rusia, yang dijanjikan pada akhir Februari lalu, untuk mendukung Wagner berperang di Ukraina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/732023_amunisi.jpg)
Pada Jumat (3/3/2023), Yevgeny Prigozhin mengatakan pasukannya berhasil memperketat kepungannya di Kota Bakhmut.
Bahkan, Yevgeny Prigozhin mengklaim hanya menyisakan satu jalur bagi tentara Ukraina untuk mundur.
Meski demikian, pasukan Ukraina yang berada di Bakhmut menolak mundur dan terus melancarkan serangan.
Keadaan ini membuat posisi Wagner Rusia di garis depan Bakhmut semakin terancam.
Terutama, mereka kekurangan pasokan amunisi, yang dijanjikan Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu.
Pada Senin (6/3/2023), Yevgeny Prigozhin kembali menyerukan kebutuhan pasukan amunisi bagi Wagner Rusia di Bakhmut, dikutip dari Reuters.
Ia memprediksi garis depan Rusia akan runtuh jika ia terpaksa harus menarik mundur Wagner dari Bakhmut karena kekurangan amunisi. (*)