Korupsi di PDAM Bone Bolango
Breaking News: Kejati Gorontalo Geledah Rumah Yusar Laya Eks Dirut PDAM Bone Bolango
Otto Sompotan, Asisten Intel Kejaksaan Tinggi Gorontalo mengungkap penggeledahan dalam rangka menyita sejumlah barang.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/3322023_Penggeledahan-Yusar-Laya_PDAM-Bone-Bolango_001.jpg)
Selain rumah Yusar Laya, Kejati Gorontalo juga ‘mengobrak-abrik’ kantor PDAM Bone Bolango.
Sejumlah dokumen disita sebagai upaya penyelidikan kasus korupsi di PDAM Bone Bolango.
Penggeledahan kantor PDAM Bone Bolango di Jl. Sawah Besar, Desa Tumbihe, Kecamatan Kabila.
Belum diketahui berapa kerugian negara akibat dugaan korupsi di PDAM Bone Bolango. Saat ini kata Otto, pihak BPK masih melakukan penghitungan kerugian.
Secara pasti kata dia, dugaan korupsi di PDAM Bone Bolango itu terjadi, karena ada laporan fiktif.
Secara administratif, dilaporkan jika PDAM Bone Bolango telah melakukan sejumlah sambungan air bersih ke rumah-rumah masyarakat.
Baca juga: VIDEO: Jalan Trans Sulawesi di Gorontalo Kerap Rusak, Diduga Karena Pipa PDAM
Namun ternyata ditemukan, ada beberapa laporan yang tidak sesuai di lapangan. Artinya, ada pemasangan fiktif.
"Jadi kalau perincian masih di tangan penyidik, tapi yang pasti itu berupa dokumen dan itu ada beberapa barang yang disinyalir dibeli dari uang dana SR MBR yang tidak digunakan untuk memasang sambungan itu ,malah digunakan untuk membeli barang barang tersebut," ungkap Otto.
Pihaknya pun sudah melakukan pemeriksaan saksi, yang rata rata merupakan staf internal PDAM Tirta Bone Bolango, serta pemerinta daerah setempat.
"Jadi saksi yang diperiksa sudah sekitar 20 orang, dari pemerintah daerah mungkin sudah ada tapi yang paling banyak itu dari PDAM itu," katanya.
Pihaknya pun mengakui telah mengantongi nama nama yang nanti bertanggung jawab atas tindak pidana korupsi di PDAM Tirta Bone Bolango.(*)
Baca Selanjutnya: Selidiki kasus korupsi kantor pdam bone bolango diobrak abrik kejati gorontalo