Konflik Cristiano Ronaldo dengan MU Berimbas ke Neymar, Kok Bisa?

Ia pun memperingatkan dua klub raksasa, Chelsea dan Manchester City untuk hati-hati memboyong pemain bintang lainnya seperti Neymar. 

|
TribunGorontalo.com
Selebrasi Neymar bersama rekan setimnya Brazil. 

Lagian menurut Collymore, proyek The Blues adalah membangun masa depan. Tetapi dengan mendatangkan Neymar, hanya akan membuat Graham Potter kerepotan. 

“Anda bisa membayangkan sebagian besar waktu Graham Potter. Ia di depan media dan dipenuhi oleh pertanyaan tentang pemain Brasil itu.” katanya.

Perpisahan antara Ronaldo dan Man United menjadi puncak dari rentetan kontroversi yang muncul belakangan ini. 

Sebelum Piala Dunia 2022 dimulai, Ronaldo menghebohkan dunia sepak bola dengan komentar yang ia utarakan dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis Inggris Piers Morgan. 

Dalam wawancara itu Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa dirinya merasa dikhianati oleh Man United. 

Dia pun mengaku tidak memiliki rasa hormat kepada pelatih Setan Merah saat ini, Erik ten Hag. 

Pernyataan Cristiano Ronaldo dalam wawancara bersama Piers Morgan menghadirkan kontroversi di sekitar kubu Man United.

Setelah itu, Man United langsung mengambil langkah untuk menindaklanjuti pernyataan kontroversial Ronaldo dalam wawancara bersama Piers Morgan. 

Gara-gara wawancara tersebut, Cristiano Ronaldo untuk kedua kalinya meninggalkan Man United. Perpisahan pertama terjadi pada 2009. 

Kala itu, Ronaldo meninggalkan Man United untuk bergabung dengan klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid.

Kini Cristiano Ronaldo bermain untuk klub liga Arab, Al Nassar. Ia menggenapi 500-an golnya di klub ini. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved