Konflik Cristiano Ronaldo dengan MU Berimbas ke Neymar, Kok Bisa?

Ia pun memperingatkan dua klub raksasa, Chelsea dan Manchester City untuk hati-hati memboyong pemain bintang lainnya seperti Neymar. 

|
TribunGorontalo.com
Selebrasi Neymar bersama rekan setimnya Brazil. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Imbas dari kasus Cristiano Ronaldo di Manchester United, menyebabkan sejumlah kekhawatiran. 

Terutama dalam hal keputusan memboyong pemain bintang ke klub. 

Sebab, konflik Cristiano Ronaldo seakan jadi preseden buruk terhadap keputusan transfer. 

Setidaknya begitu menurut seorang ahli statistik bola, Stan Collymore. 

Ia pun memperingatkan dua klub raksasa, Chelsea dan Manchester City untuk hati-hati memboyong pemain bintang lainnya seperti Neymar

Baru-baru ini memang, Neymar senter dikabarkan akan diboyong oleh Chelsea dan Manchester City dari Paris Saint-Germain.

Menurut Stan Collymore, situasi seperti Manchester United dengan Cristiano Ronaldo bisa saja terjadi jika itu dilakukan. 

Mantan striker Liverpool itu mengungkapkan, tidak seharusnya Manchester City, Manchester United atau Chelsea  mendatangkan pemain depan internasional Brasil Neymar di jendela transfer musim panas.

Collymore masih ingat betul bagaimana Manchester United harus mengakhiri kontrak Cristiano Ronaldo dengan cukup kontroversial. 

Sebelumnya, dikutip dari 90min.com, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United dan Newcastle United ditawari kesempatan untuk mengontrak penyerang internasional Brasil pada musim panas 2023.

Disebutkan bahwa mantan bintang Barcelona itu tertarik untuk pindah ke Liga Premier.

Sebuah laporan juga menyebutkan, jika PSG bersedia menjual pemain depan berusia 31 tahun itu di jendela transfer musim panas.

“Selalu ada gaya hidup playboy yang menyelimuti Neymar jadi jika klub Premier League benar-benar memandangnya dengan serius, pesan saya kepada mereka adalah untuk berhati-hati karena ini bisa berubah menjadi situasi Cristiano Ronaldo dan Man United lainnya.” kata Collymore, seperti diberitakan Hitc.com. 

Bukannya meremehkan Neymar, Collymore mengakui pemain PSG itu adalah fantastis. Namun bukan untuk bergabung dengan Chelsea

“Saya pikir Neymar adalah pemain yang fantastis tetapi bergabung dengan Chelsea akan menjadi langkah yang mengerikan menurut pendapat saya,” kata dia. 

Lagian menurut Collymore, proyek The Blues adalah membangun masa depan. Tetapi dengan mendatangkan Neymar, hanya akan membuat Graham Potter kerepotan. 

“Anda bisa membayangkan sebagian besar waktu Graham Potter. Ia di depan media dan dipenuhi oleh pertanyaan tentang pemain Brasil itu.” katanya.

Perpisahan antara Ronaldo dan Man United menjadi puncak dari rentetan kontroversi yang muncul belakangan ini. 

Sebelum Piala Dunia 2022 dimulai, Ronaldo menghebohkan dunia sepak bola dengan komentar yang ia utarakan dalam wawancara eksklusif bersama jurnalis Inggris Piers Morgan. 

Dalam wawancara itu Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa dirinya merasa dikhianati oleh Man United. 

Dia pun mengaku tidak memiliki rasa hormat kepada pelatih Setan Merah saat ini, Erik ten Hag. 

Pernyataan Cristiano Ronaldo dalam wawancara bersama Piers Morgan menghadirkan kontroversi di sekitar kubu Man United.

Setelah itu, Man United langsung mengambil langkah untuk menindaklanjuti pernyataan kontroversial Ronaldo dalam wawancara bersama Piers Morgan. 

Gara-gara wawancara tersebut, Cristiano Ronaldo untuk kedua kalinya meninggalkan Man United. Perpisahan pertama terjadi pada 2009. 

Kala itu, Ronaldo meninggalkan Man United untuk bergabung dengan klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid.

Kini Cristiano Ronaldo bermain untuk klub liga Arab, Al Nassar. Ia menggenapi 500-an golnya di klub ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved