TNI
Gelombang Terakhir Kontingen TNI Gorontalo untuk Pasukan Perdamaian PBB Bertolak dari Gorontalo
Sebelumnya, pemberangkatan KONGA dari TNI Gorontalo ini dibagi tiga gelombang. Pemberangkatan pertama dilakukan sejak Kamis (16/2/2023) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolsek-Kawasan-Bandara-Iptu-Ismet-Ishak.jpg)
“Ini adalah gabungan sehingga mereka dari satuan masing masing berkumpul di PMPP melaksanakan latihan PDT di sana selama kurang lebih sebulan setelah itu berangkat ke Kongo,” jelas dia.
PMPP sendiri merupakan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia.
Ini merupakan satuan yang berada di bawah kendali Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.
Diperuntukan calon Pasukan Perdamaian Indonesia, alias Kontingen Garuda yang akan bertugas ke luar negeri.
Tidak hanya membawa misi perdamaian dunia, para personil pun dituntut untuk mengenalkan budaya Gorontalo di kanca Internasional.
“Selain mengemban misi perdamaian di sana , mereka tentunya pas ada pertukaran budaya mereka akan menampilkan budaya Gorontalo,” tutup Danrem 133 NW.
Sejumlah 485 personil 713 /ST nantinya akan ikut bergabung dengan Brigif 22 Otamanasa, Batalyon 715 Gorontalo Utara, Korem 133 /NW dan beberapa unsur TNI lainya dengan total 850 Personil.
Lalu menurut Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika, bisa dikirim dan mengemban misi perdamaian tidaklah mudah.
Tentu hal itu adalah kepercayaan yang besar dari TNI untuk prajurit di Gorontalo.
Ia pun berharap, personel bertugas dengan baik, serta mengaplikasi apa yang telah diperoleh selama pratugas.
“Pesan dari saya, laksanakan tugas ini dengan sebaik baiknya, jaga nama baik keluarga, nama baik kesatuan, nama baik Negara Indonesia di tempat tugas nanti,” pintanya. (*)