TNI
Gelombang Terakhir Kontingen TNI Gorontalo untuk Pasukan Perdamaian PBB Bertolak dari Gorontalo
Sebelumnya, pemberangkatan KONGA dari TNI Gorontalo ini dibagi tiga gelombang. Pemberangkatan pertama dilakukan sejak Kamis (16/2/2023) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolsek-Kawasan-Bandara-Iptu-Ismet-Ishak.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ratusan Kontingen Garuda (KONGA) dari TNI Gorontalo kini seluruhnya telah berangkat.
Pemberangkatan KONGA dari TNI Gorontalo ini dibagi tiga gelombang. Pemberangkatan pertama dilakukan sejak Kamis (16/2/2023) lalu.
Kepolisian Sektor Kawasan Bandara siaga melakukan pengamanan pemberangkatan personil Satuan Tugas Batalyon Gerak Cepat (Satgas BGC) TNI Kontingen Garuda XXXIX-E Monusco Kongo tersebut.
Seperti yang diungkapkan Kapolsek Kawasan Bandara, Iptu Ismet Ishak, bahwa pihaknya melakukan pengamanan penerbangan para personel sejak Kamis kemarin.
“Mereka diterbangkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan akan menjalani latihan pratugas di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) di Bogor, Jawa barat selama kurang lebih satu bulan” kata Ismet, Sabtu (18/2/2023).
Ismet juga menambahkan, selama kegiatan pemberangkatan, pengamanan dari Polsek Kawasan Bandara berjalan sukses.
Apalagi, pengunjung Bandara Djalaludin tumpah ruah dipenuhi oleh keluarga kontingen yang akan berangkat.
“Semoga seluruh Kontingen Garuda yang masuk dalam misi perdamaian ini sukses dalam tugas dan tak kurang satu apapun.” tukas Ismet.
Baru-baru ini, sebanyak 485 Personel TNI 713 Gorontalo dilepas untuk bergabung Kontingen Garuda (KONGA).
Para personel TNI Gorontalo ini nantinya akan dikirim ke Republik Kongo bergabung sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB.
Pelepasan 485 Personel TNI 713 Gorontalo dilakukan dengan upacara di halaman Batalyon 713 Satya Tama, Jalan Ahmad A Wahab, Desa Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Rabu (15/2/2023).
“Masyarakat Provinsi Gorontalo merasa bangga,” kata Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Helmy Santika saat melepas para prajurit ini.
Lalu, apa tugasnya di Republik Kongo?
Menurut PBB, pasukan pemelihara perdamaian menolong negara-negara yang tercabik-cabik konflik. Tugas mereka menciptakan kondisi untuk perdamaian.
Pasukan pemelihara perdamaian bertugas memantau dan mengawasi proses perdamaian di wilayah pasca-konflik.