Senin, 23 Maret 2026

Korban Jiwa Gempa Turki dan Suriah Capai 20 Ribu Jiwa, WHO Beri Peringatan Bencana Kemanusiaan Kedua

Hingga kini tercatat sudah lebih dari 20 ribu jiwa yang meninggal akibat gempa di Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023).

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Korban Jiwa Gempa Turki dan Suriah Capai 20 Ribu Jiwa, WHO Beri Peringatan Bencana Kemanusiaan Kedua
AFP
Penyelamatan korban Gempa Turki dan Suriah. Hingga kini tercatat sudah lebih dari 20 ribu jiwa yang meninggal akibat gempa di Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Korban jiwa akibat gempa bumi di Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) jumlahnya terus meningkat.

Bahkan hingga kini tercatat sudah lebih dari 20 ribu jiwa yang meninggal akibat gempa di Turki dan Suriah tersebut.

Dilansir TribunWow.com, hingga saat ini tim penyelamat masih berusaha mengevakuasi korban dari puing-puing bangunan.

Di sisi lain, kondisi beku mengancam nyawa ribuan orang yang selamat yang kini harus bertahan tanpa tempat berlindung, air dan makanan.

 

 

Baca juga: Penyintas Gempa Turki dan Suriah Berusaha Tetap Makan dan Hangat di Tengah Cuaca Beku

Menurut data terbaru pada Kamis (9/2/2023) yang dikutip dari BBC, tercatat 17.600 orang tewas di Turki dan jumlah korban tewas sedikitnya 3.377 di Suriah.

Diketahui, korban tewas melampaui lebih dari 17 ribu orang ketika gempa serupa melanda Turki barat laut pada tahun 1999.

Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan menyebut gempa itu sebagai 'bencana abad ini'.

 

Foto kiri: Seorang ibu di Suriah melahirkan bayi dalam kondisi tertimpa reruntuhan akibat gempa bumi, Selasa (7/2/2023). Foto tengah: Bocah pengungsi Suriah bernama Muhammed yang ditemukan tertimbun reruntuhan di Kota Hatay, Turki seusai gempa bumi pada Senin (6/2/2023). Foto kanan: Siaran live di televisi menangkap detik-detik terjadinya gempa susulan yang meruntuhkan gedung-gedung bertingkat di Kota Malatya, Senin (6/2/2023).
Foto kiri: Seorang ibu di Suriah melahirkan bayi dalam kondisi tertimpa reruntuhan akibat gempa bumi, Selasa (7/2/2023). Foto tengah: Bocah pengungsi Suriah bernama Muhammed yang ditemukan tertimbun reruntuhan di Kota Hatay, Turki seusai gempa bumi pada Senin (6/2/2023). Foto kanan: Siaran live di televisi menangkap detik-detik terjadinya gempa susulan yang meruntuhkan gedung-gedung bertingkat di Kota Malatya, Senin (6/2/2023). (Kolase aljazeera dan dailymail)

 

Baca juga: Bak Keajaiban, Bayi Tertimbun Reruntuhan saat Gempa Turki Selamat, Terjebak Selama 68 Jam

Pada hari Kamis, Bank Dunia menjanjikan 1,78 miliar USD bantuan ke Turki termasuk pembiayaan segera untuk membangun kembali infrastruktur dasar dan untuk mendukung mereka yang terkena dampak gempa bumi.

Namun upaya 100 ribu atau lebih personel penyelamat di lapangan terhambat oleh sejumlah rintangan logistik termasuk kekurangan kendaraan dan jalan yang rusak.

Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan seluruh bencana itu masih terbentang di depan mata.

Terutama di Suriah, di mana perang saudara yang berkepanjangan telah menghancurkan negara itu.

Puluhan ribu orang di seluruh Turki dan Suriah terpaksa menghabiskan malam keempat berlindung dari suhu dingin di tempat penampungan darurat.

Resat Gozlu, seorang penyintas di tenggara Turki yang sekarang tinggal di lantai kompleks olahraga bersama keluarganya, mengatakan petugas penyelamat baru datang tiga hari setelah gempa.

Dia mengatakan banyak yang masih terperangkap di bawah reruntuhan dan yang lainnya meninggal karena hipotermia.

"Jika ini terus berlanjut, akan ada masalah kesehatan dan penyakit yang serius," kata Gozlu.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bencana kemanusiaan kedua akan terjadi kecuali para penyintas dapat memperoleh akses ke tempat berlindung, makanan, air, dan obat-obatan dengan sangat cepat.

Direktur Regional WHO untuk Eropa, Dr Hans Kluge, mengatakan bahwa staf organisasi di Gaziantep Turki harus tidur di dalam mobil karena masih ada ratusan gempa susulan.

Baca juga: Hari Ke-3 Pascagempa Turki - Suriah: 17.000 Tewas, Pemain Sayap Ghana Christian Atsu Hilang

3 Momen Viral Gempa di Turki

Per Kamis (9/2/2023) sudah lebih dari 15 ribu orang tewas akibat gempa bumi yang terjadi di Turki dan Suriah.

Dalam gempa ini terjadi beberapa keajaiban dan hal tak biasa terekam kamera yang kemudian menjadi viral di media sosial (medsos).

Dikutip TribunWow, berikut sejumlah momen viral dalam peristiwa bencana gempa bumi Turki-Suriah:

Siaran Live Rekam Gempa Susulan

Gempa di Turki dan Suriah awalnya terjadi dengan kekuatan 7,8 magnitudo yang berpusat di perbatasan Turki dan Suriah.

Beberapa jam kemudian terjadi gempa susulan di bagian tenggara Turki berkekuatan 7,5 magnitudo.

Dikutip TribunWow dari aljazeera, gempa susulan ini bahkan sempat terekam oleh wartawan Turki yang melakukan siaran langsung di Kota Malatya untuk meliput kondisi dampak gempa yang pertama.

 

Siaran live di televisi menangkap detik-detik terjadinya gempa susulan yang meruntuhkan gedung-gedung bertingkat di Kota Malatya, Senin (6/2/2023).
Siaran live di televisi menangkap detik-detik terjadinya gempa susulan yang meruntuhkan gedung-gedung bertingkat di Kota Malatya, Senin (6/2/2023). (aljazeera)

 

Baca juga: Hari Ke-3 Gempa Turki - Suriah: Pengungsi Mengaku Lebih Buruk dari Pemboman Suriah

Pada video yang beredar tampak jurnalis berjaket biru itu tengah mendeskripsikan kerusakan yang terjadi di sekitarnya.

Terlihat warga dan tim SAR berdiri di belakangnya.

Saat sedang berbicara memberikan liputan langsung, tiba-tiba warga yang ada di belakangnya ramai-ramai berlari ke arah depan.

Kepanikan warga tersebut disusul suara sirine serta teriakan histeris.

Tak lama kemudian terdengar suara keras bangunan runtuh.

Kameramen yang sempat panik kemudian menyorot kembali jalan tempatnya melakukan siaran live yang ternyata sudah dipenuhi oleh debu akibat reruntuhan bangunan.

Bocah Korban Gempa Dibantu Minum

Seorang bocah kecil yang diketahui bernama Muhammed kini viral di media sosial (medsos) seusai ia ditemukan dalam kondisi terjebak reruntuhan bangunan akibat gempa di Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023).

Pada video yang beredar, tim penyelamat berusaha membantu Muhammed minum perlahan-lahan menggunakan tutup botol air mineral.

Dikutip TribunWow dari Instagram @aljazeeraenglish, Muhammed adalah korban selamat gempa yang berada di Kota Hatay, Turki.

 

Bocah pengungsi Suriah bernama Muhammed yang ditemukan tertimbun reruntuhan di Kota Hatay, Turki seusai gempa bumi pada Senin (6/2/2023).
Bocah pengungsi Suriah bernama Muhammed yang ditemukan tertimbun reruntuhan di Kota Hatay, Turki seusai gempa bumi pada Senin (6/2/2023). (Instagram/@aljazeeraenglish)

 

Muhammed yang merupakan pengungsi dari Suriah tampak tak bisa menggerakkan badannya pada video yang beredar.

Tim penyelamat terus memberikan air minum kepada Muhammed sambil mengajak ngobrol bocah tersebut.

"Muhammed, minum," kata seorang personil evakuasi.

"Bagus, bagus," puji pria tersebut ketika Muhammed meminum air yang diberikan.

Personil evakuasi terus membujuk agar Muhammed terus minum.

Muhammed sendiri tampak tenang setelah diberikan bantuan minuman, sambil sesekali menjulurkan lidahnya.

Berdasarkan caption yang tertulis dalam unggahan @aljazeeraenglish, Muhammed ditemukan 45 jam setelah terjadinya gempa susulan.

Personil penyelamat yang menemukan Muhammed langsung memberikan bantuan minuman sebelum mengeluarkan Muhammed yang tertimbun reruntuhan.

Unggahan tersebut juga dipenuhi oleh warganet yang merasa sedih terhadap korban gempa di Turki dan Suriah.

Mereka juga mendoakan keselamatan para warga yang menjadi korban gempa.

Ibu Meninggal seusai Melahirkan

Sebuah video beredar di media sosial (medsos) twitter menampilkan terjadinya sebuah keajaiban di tengah bencana gempa bumi yang terjadi di Suriah dan Turki.

Seorang ibu di Suriah melahirkan bayi dalam kondisi tertimpa reruntuhan bangunan.

Dikutip TribunWow dari dailymail, kejadian ini diketahui terjadi di wilayah timur Suriah, tepatnya di wilayah Deir Ezzor.

 

Seorang ibu di Suriah melahirkan bayi dalam kondisi tertimpa reruntuhan akibat gempa bumi, Selasa (7/2/2023).
Seorang ibu di Suriah melahirkan bayi dalam kondisi tertimpa reruntuhan akibat gempa bumi, Selasa (7/2/2023). (dailymail)

 

Dalam video tersebut tampak seorang pria menggendong bayi tersebut keluar dari puing-puing bangunan.

Terlihat bayi yang digendong oleh pria tersebut masih berwarna merah dan tampak kotor karena terkena debu.

Seorang pria lain tampak berlari sambil melemparkan sebuah selimut tebal namun kotor kepada pria yang membopong bayi tersebut.

Mirisnya, ibu dari bayi perempuan ini meninggal dunia tak lama setelah melahirkan buah hatinya dalam kondisi minim peralatan dan bantuan dokter serta perawat. (TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Viral Jumlah Korban Tewas Gempa Turki dan Suriah Meningkat hingga 20 Ribu Jiwa, WHO Beri Peringatan

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved