Pemkot Gorontalo

Ryan Kono Resmi Lepas Peserta PKL Poltekkes Gorontalo

Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono resmi melepas peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL) milik Poltekkes Gorontalo. 237 mahasiswa mengikuti PKL tersebut

Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
TribunGorontalo.com/Adhe Puhi
Penandatanganan pelepasan mahasiswa Poltekkes Gorontalo dalam mengikuti PKL untuk Pencegahan Stunting di Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota - Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono resmi melepas peserta Praktek Kerja Lapangan (PKL) milik Poltekkes Gorontalo.

Pelepasan berlangsung di Gedung Yiladia Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo, Senin (6/2/2023) pagi hari.

Sebanyak 237 mahasiswa Diploma III Poltekkes Gorontalo mengikuti PKL tersebut.

Program PKL itu memiliki tujuan untuk menurunkan kasus stunting dan penyakit tidak menular di wilayah Kota Gorontalo.

Dalam sambutannya, Ryan Kono mengatakan, tema yang diusung oleh Poltekkes Gorontalo dalam program PKL tersebut sangat menarik.

“Bagi saya tema PKL ini menarik, yakni pencegahan stunting dan penyakit tidak menular,” ungkap Ryan.

Artinya, tema tersebut bisa membantu Pemkot Gorontalo dalam Pencegahan Stunting di Kota Gorontalo.

Diketahui, pemerintah pusat telah menginstruksikan kepada seluruh pemerintah daerah untuk menyeriusi dalam mencegah ataupun menanggulangi stunting di masing-masing daerah.

Kata Ryan, sebelum Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting, Pemkot Gorontalo telah mengeluarkan aturan mengenai Pencegahan Stunting terlebih dahulu.

Salah satunya, Peraturan Wali Kota nomor 25 tahun 2017 tentang pedoman layanan paripurna tanda aman calon pengantin yang akan menikah (Tancap Nikah).

Melalui Peraturan tersebut dapat disisipkan tentang bahaya atau penanggulangan stunting.

“Artinya, sebelum Perpres keluar, bapak Wali Kota kita ini visioner juga, sudah memikirkan masalah stunting kedepannya,” ujar Ryan.

Menurut Ryan, sebanyak 23 persen kasus stunting ditemui pada ibu hamil.

Karenanya, Ryan mengharapkan kepada peserta PKL dari Poltekkes Gorontalo dapat membantu aparat Kota Gorontalo untuk mengecek lebih lanjut terkait permasalahan yang dimaksud.

"Tolong bantu juga aparat kami untuk mengintervensi ibu hamil mengenai asupan gizi makanan dan minuman," imbuhnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved