Anaknya Kecelakaan Bareng Wanita Tanpa Busana Pakai Mobil Dinas, Begini Nasib ASN Kasubag DPRD Jambi
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan bahwa mobil pelat merah tersebut merupakan milik Kasubag di DPRD Provinsi Jambi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mobil-dinas-DPRD-Jambi-yang-mengalami-kecelakaan-tunggal-di-Jambi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sosok pengguna mobil dinas yang kecelakaan dan ketahuan membawa wanita tanpa busana bukan merupakan pemilik aslinya.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengatakan bahwa mobil pelat merah tersebut merupakan milik Kasubag di DPRD Provinsi Jambi.
Sementara, jelas Edi Purwanto, sosok pengguna mobil dinas yang kecelakaan dan ketahuan membawa wanita tanpa busana adalah anak sang ASN tersebut.
Baca juga: Fakta Wanita Tanpa Busana di Dalam Mobil Dinas DPRD Kecelakaan di Jambi, Ini Kondisi hingga Sosoknya
Meski Kasubag DPRD Jambi itu bukan sosok yang mengendarai, Edi Purwanto menuntut agar sang pejabat yang bertanggung jawab atas mobil tersebut untuk dinonaktifkan.
Diketahui, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Kamis (2/2/2023) malam di Jalan Soekarno-Hatta, depan RS Siloam, Jambi Selatan, Jambi.
Korban adalah dua orang remaja pria dan seorang remaja wanita yang ditemukan tak memakai pakaian sama sekali.
Sementara, mobil dinas yang digunakan adalah mobil operasional di sekretariat DPRD Provinsi Jambi yang seharusnya dipakai untuk menjemput tamu DPRD Provinsi Jambi.
"Pada saat saya dapat informasi itu saya langsung telusuri, karena ada juga yang nyebut itu anak saya. Ya nggak mungkin lah, saya bilang, orang anak saya aja masih kecil, maka saya langsung tanya sekwan tadi malam," beber Edi Purwanto dikutip TribunJambi.com, Jumat (3/2/2023).
"Laporan dari sekwan diketahui bahwa yang bawa mobil itu anak dari Kasubag."
Edi Purwanto mengaku prihatin lantaran sang Kasubag belum lama kehilangan suaminya, dan kini harus menderita kemalangan akibat sang anak.
"Saya juga prihatin karena memang suaminya baru saja meninggal, sekarang ada musibah lagi anaknya kecelakaan. Maka memang saya cukup prihatin dengan musibah ini," kata Edi Purwanto.
Meski begitu, Edi Purwanto tegas menyatakan harus ada tindakan disipliner atas insiden tersebut.