Bertebaran Kos-kosan Bebas di Kota Gorontalo, Warga Curhat ke Polisi
Menurut warga, kos-kosan bebas menjadi masalah ketertiban. Sebab, kadang penghuninya tidak izin ke otoritas setempat. Mestinya jadi tamu harus lapor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Jumat-0302.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Momen jumat curhat kali ini digunakan oleh warga untuk mengadukan soal kos-kosan bebas di Kota Gorontalo.
Sejumlah warga mengaku kesal dengan adanya kos-kosan bebas di Kota Gorontalo.
Menurut warga, kehadiran kos-kosan bebas di Kota Gorontalo kerap menimbulkan keresahan.
Apalagi, kos-kosan besar jadi tempat penghuninya menenggak minuman keras/beralkohol.
Paling parah, juga kerap terjadi praktik ‘kumpul kebo’ di kos-kosan bebas.
Inilah yang kemudian dikeluhkan warga kepada Kapolsek Kota Utara, AKP Ricky P Parmo, Jumat (3/2/2023).
Ricky berjanji, akan intensif menerjunkan personelnya untuk patroli, terutama di wilayah-wilayah yang dikeluhkan warga.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas informasi dan saran yang disampaikan serta akan segera menindak lanjuti sesuai aspirasi dan saran dari masyarakat,tutup Akp Ricky
Jumat curhat adalah program kepolisian yang digelar sejak awal tahun 2023 ini. Agendanya, setiap satuan polisi menemui masyarakat.
Mereka memberi ruang curhat dan kemudian curhatan itu ditindaklanjuti. Menjadi aduan nonresmi. (*)