Liga Italia

Inzaghi Bela Skriniar di Tengah Penyesalan Inter Milan yang Dikalahkan Empoli di Kandang Sendiri

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi tak mengakui kartu merah Milan Skriniar dalam laga Serie A Liga Italia melawan Empoli di San Siro hari ini.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Capture YouTube Inter
Pelatih Inter Milan Simone Inazghi saat interview setelah pertandingan sepak bola antara Inter Milan vs Empoli di Stadion San Siro, Selasa (24/1/2023). Inzaghi membela Bek Inter Milan, Milan Skriniar yang diberi kartu merah dalam pertandingan tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Inter Milan menderita kekalahan di kandang sendiri saat menjamu Empoli dalam pertandingan Serie A Liga Italia hari ini, Selasa (24/1/2023).

Inter Milan kalah dari Empoli dengan skor 0-1 dalam laga Serie A Liga Italia di Stadion San Siro, dini hari tadi.

Tak hanya menderita kekalahan, menjelang berakhirnya paruh pertama, Inter Milan harus kehilangan bek andalannya, Milan Skriniar yang mendapat kartu merah.

Hal itu membuat Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi tentu merasa kecewa dan meninggalkan rasa penyesalan dalam skuat Nerazzurri.

Baca juga: Tak Perpanjang Kontrak di Inter Milan, Milan Skriniar Bakal Gabung PSG dengan Status Bebas Transfer

Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia, Inzaghi mengakui Inter Milan mencapai tahap pertengahan musim dengan 'banyak penyesalan' termasuk kekalahan kandang 1-0 dari Empoli, tetapi membela Skriniar setelah kartu merah itu.

Ini adalah kesempatan untuk membangun momentum kemenangan Supercoppa Italiana atas AC Milan, mengalahkan mereka 3-0 di Riyadh, Arab Saudi pada Kamis (19/1/2023), dan menjaga jarak dengan pemuncak klasemen sementara Serie A Napoli tetap statis.

Sebaliknya, mereka kalah 1-0 di kandang sendiri karena gol Tommaso Baldanzi yang menggeliat di bawah arahan Andre Onana, terlebih sejak Inter Milan bermain dengan 10 orang pada menit ke-40 karena pelanggaran kartu kuning kedua yang dilakukan Skriniar.

Baca juga: Masih Ada Serie A, Media Italia Khawatirkan AC Milan dan Inter Milan Habiskan Energi di Supercoppa

“Kami tahu akan ada kesulitan, ini adalah kekalahan penting yang memperlambat kemajuan kami. Jelas, itu bukan malam terbaik kami, tapi bermain dengan 10 pemain membuatnya semakin sulit,” kata Inzaghi kepada Sky Sport Italia.

"Di babak kedua, kami tampaknya menjaga kondisi bagus dan berbahaya dalam serangan balik, kami menyia-nyiakan peluang untuk menyamakan kedudukan karena kami terlalu terburu-buru dan terlalu bersemangat untuk menebusnya." lanjutnya.

Mengingat Skriniar masih mengenakan ban kapten setelah memastikan dia tidak akan menandatangani kontrak baru, pemecatan itu dianggap sebagai pukulan terakhir untuk waktunya bersama klub.

Baca juga: Prediksi Serie A Inter Milan Vs Empoli, Azzurri Patut Waspadai Bangkitnya Lautaro Martinez

“Saya belum melihat pelanggarannya. Saya belum pernah melihat dua kartu kuning dalam 35 menit pertama untuk tim tuan rumah." sebut Inzaghi.

"Skriniar berlatih sebaik mungkin, tenang, saya tahu negosiasi kontrak terhenti saat ini, tetapi klub sedang mengusahakannya dan pemain lain yang kontraknya hampir habis.” sambungnya.

Bahkan sebelum kartu merah Skriniar, Empoli lebih banyak menguasai bola dan memiliki peluang yang lebih baik, jadi Inzaghi ditanya apakah mungkin mereka terlalu merayakan gelar juara Supercoppa Italiana yang diraih minggu lalu.

Baca juga: Vieri Sebut Inter Milan Mampu Bermain Bagus meski Tanpa Lukaku, Terbukti dengan Juarai Supercoppa

“Perayaannya sangat terkendali, kami pulang dengan cepat dan tahu bahwa Empoli akan menyebabkan masalah bagi kami. Kami tidak memiliki start terbaik, tetapi jika kami bertahan dengan 11 lawan 11, itu akan berbeda." jelas Inzaghi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved