Ditanya Gagasan jika Jadi Capres, Sandiaga Uno Tertawa tapi Ungkap 3 Pemikiran, Siap Maju Pilpres?
Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif Sandiaga Uno tertawa saat ditanya soal gagasannya jika menjadi calon presiden (capres).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Menparekraf-Sandiaga-Uno-buka-suara-terkait-gagasannya-untuk-pemerintahan-di-tahun-2024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif Sandiaga Uno tertawa saat ditanya soal gagasannya jika menjadi calon presiden (capres).
Meski tertawa, Sandiaga Uno tetap memberikan gagasan untuk pemerintahan Indonesia ke depan.
Dilansir TribunWow.com, ada tiga gagasan yang diungkapkan Sandiaga Uno yang menurutnya dapat diterapkan baik dalam internal pemerintahan ataupun di luar pemerintahan.
Tiga hal besar tersebut di antaranya adalah perekonomian yang adil, lapangan kerja, dan kepemimpinan yang bersih.
Baca juga: Survei Pilpres 2024: Elektabilitas Puan Maharani - Ganjar Meroket, Dipilih 20,2 Persen Pemilih
Baca juga: Masuk Golkar, Mimpi Ridwal Kamil Maju Pilpres 2024 Tamat? Ini Analisa Pengamat Politik
Tampil di program 'Konspirasi Prabu', Sandiaga Uno terkekeh saat ditanya gagasan besarnya jika menjadi Capres atau Presiden.
Kader Partai Gerindra itu pun tertawa dan enggan mengorelasikan dirinya dengan perhelatan Pilpres 2024.
Sebagai informasi, Sandiaga Uno sempat santer dikabarkan akan hengkang dari partainya untuk menjadi capres PPP.
Namun hal ini dibantah oleh Sandiaga Uno, dan diklarifikasi oleh PPP yang belum menjadikan sang menteri sebagai anggotanya.
Baca juga: Bakal Berpasangan di Pilpres 2024? Ganjar Pranowo dan Erick Thohir Saling Puji di Depan Ribuan Orang
"Pertama ini posisinya apa saja ya, bisa di pemerintahan atau di luar pemerintahan," kata Sandiaga dikutip kanal YouTube Official iNews, Jumat (20/1/2023).
"Posisinya juga jangan ditentukan (Presiden/Capres-red)."
"Juga jangan cawapres, tapi ngomong mengenai pemikiran, gagasan," kekehnya.
Sandiaga Uno lantas menerangkan bahwa ia ingin mennciptakan perekonomian yang adil bagi masyarakat.
"Menurut saya kita harus menghadirkan ekonomi yang adil untuk seluruh rakyat dari segi, pertama, biaya hidup," kata Sandiaga Uno.
Ia menilai, saat ini biaya hidup masyarakat begitu tinggi karena harga bahan pangan pokok juga meningkat.
Padahal, petani bahan panganan pokok juga tidak dalam kondisi yang sejahtera.
"Ini kan suatu 'konspirasi', suatu distorsi yang luar biasa. Ini yang saya mau selesaikan."
Kemudian, Sandiaga Uno menilai bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak lapangan kerja.
Sehingga, masyarakat tak perlu mencari kerja hingga ke luar negeri namun tetap bisa menghidupi keluarganya.
"Gagasan kedua adalah lapangan kerja," ujar Sandiaga Uno.
"Saya kemarin miris mendengar isu tenaga kerja, kenapa jutaan rakyat kita harus mengadu nasib ke luar negeri. Padahal di sini peluangnya luar biasa kalau kita kembangkan dan kita ciptakan peluang usaha."
Untuk mewujudkan hal ini, Sandiaga Uno menilai perlu memfokuskan pada pengembangan UMKM yang jelas dapat menciptakan lapangan kerja.
"Yang ketiga, pemerintahan yang bersih, ini menjadi isu utama," ucap Sandiaga Uno.
"Narasi kita sudah baik sekarang, dan harus kita terus perbaiki dan kita percepat bagaimana ke depan politik kita ini betul-betul mengusung transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab. Yang dipilih betul-betul amanah."
Baca juga: Lengkap, Simak Jadwal Pelaksanaan dan Tahapan Pemilu 2024, Kapan Mulai Masuk Masa Kampanye?
Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:
Sandiaga Uno Tak Punya Kans Maju Pilpres
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno buka suara terkait isu Menparekraf Sandiaga Uno yang hendak maju Pilpres.
Dilansir TribunWow.com, Adi menilai tak ada kesempatan bagi Sandiaga Uno untuk maju menjadi capres pilihan Partai Gerindra.
Pasalnya, seluruh internal partai sudah satu suara mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Menurut Adi, Sandiaga Uno bisa saja menjadi capres, namun harus melalui partai lain.
"Kalau Pak Sandi ingin maju Pilpres tentu bukan Gerindra jawabannya. Karena Gerindra itu harga mati bagi Prabowo Subianto," kata Adi dikutip kanal YouTube Official iNews, Jumat (13/1/2023).
Apalagi mengingat, bahwa Partai Gerindra sudah melakukan deklarasi bersama PKB untuk berkoalisi maju Pilpres.
Hal ini, semakin mengecilkan peluang Sandiaga Uno, bahkan menutup kemungkinannya untuk menjadi capres.
"Kan itu sudah deklarasi kemarin, bahkan bersama PKB, bahwa mereka akan berkoalisi mendaftarkan ke KPU sebagai pasangan calon untuk diusung, itu tidak bisa dibantah."
"Internal Gerindra itu solid dari pusat hingga daerah, dari pusat hingga RT-RW dan ranting itu tegak lurus pada Prabowo Subianto yang akan diusung maju Pilpres."
Adi menilai pernyataan Sandiaga Uno yang mendadak bersedia menjadi capres justru menimbulkan kebingungan.
Karenanya, muncul suara-suara dari internal Partai Gerindra yang mempersilakan Sandiaga Uno untuk hengkang.
"Jadi kalau kita melihat Sandiaga Uno tiba-tiba siap (maju Pilpres) seperti ini, tentu menimbulkan kebingungan-kebingungan, terutama pada level publik," tutur Adi.
"Ini kok di Gerindra ada matahari kembar, Pak Prabowo atau Sandiaga Uno."
"Maka tak lama setelah itu kan banyak teman-teman Gerindra yang sangat terlihat mempersilakan kepada Sandiaga Uno untuk hengkang dan hijrah ke partai lain."(TribunWow.com/Via)
Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Tertawa Ditanya Visi Jadi Capres, Sandiaga Uno Ungkap 3 Gagasan untuk Pemerintahan di Tahun 2024