Liga Italia

Alasan Pioli Pilih Simon Kjaer Ketimbang Pierre Kalulu untuk Supercoppa AC Milan Vs Inter Milan

Stefano Pioli lebih pilih Simon Kjaer daripada Pierre Kalulu sebagai Starting XI AC Milan di Final Supercoppa Italiana lawan Inter Milan.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube AC Milan
Pelatih AC Milan Stefano Pioli menjelang pertandingan sepak bola antara AC Milan vs Inter Milan untuk Final Supercoppa Italiana di Stadion Raja Fahd di Riyadh, Arab Saudi pada Kamis (19/1/2023). Begini alasan Stefano Pioli lebih memilih Simon Kjaer daripada Pierre Kalulu untuk menjadi Starting XI AC Milan dalam laga tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM - AC Milan bersiap untuk melawan Inter Milan dalam Final Supercoppa Italiana di Riyadh, Arab Saudi pada Kamis (19/1/2023) pukul 02.00 WIB dini hari besok.

Dilansir Tribun Gorontalo.com dari Sempre Milan pada Rabu (18/1/2023), Pelatih AC Milan Stefano Pioli memiliki satu keraguan besar menjelang pertandingan Supercoppa Italiana besok melawan Inter Milan, dan itu melibatkan departemen pertahanan.

Stefano Pioli kemungkinan akan memilih Simon Kjaer daripada Pierre Kalulu untuk laga Supercoppa Italiana melawan Inter Milan di Stadion Raja Fahd tersebut.

Menurut MilanNews, prediksi formasi AC Milan melawan Inter Milan, rival sekota mereka menampilkan pertarungan sesungguhnya.

Baca juga: Masih Ada Serie A, Media Italia Khawatirkan AC Milan dan Inter Milan Habiskan Energi di Supercoppa

Yakni apakah Simon Kjaer atau Pierre Kalulu akan menemani Fikayo Tomori di jantung pertahanan skuat Rossoneri dalam Babak Final Supercoppa Italiana besok dini hari.

Stefano Pioli akan menyelesaikan keraguan dalam beberapa jam mendatang, mengevaluasi kondisi fisik kedua pemain yang bersangkutan dan tentu saja dampak taktis yang harus dipilih oleh pemain Simon Kjaer atau Pierre Kalulu.

Duo Pierre Kalulu-Fikayo Tomori masih menjadi pilihan pertama bagi Stefano Pioli karena mereka berhak mendapatkan 8 clean sheet dalam 10 pertandingan liga terakhir dalam perjalanan menuju Scudetto.

Baca juga: Jelang Supercoppa AC Milan Vs Inter Milan, Sacchi Bicarakan Romelu Lukaku dan Charles De Ketelaere

Namun musim ini, berkat cedera Kiper AC Milan Mike Maignan dan krisis di bek kanan, pertahanan skuat Rossoneri menjadi sedikit terputus-putus.

Dengan Simon Kjaer di lapangan, Rossoneri hanya kebobolan satu gol musim ini melawan Sampdoria, saat AC Milan bermain dengan 10 pemain.

Kemudian Simon Kjaer berjuang untuk kembali ke 100 persen setelah mengalami masalah di Piala Dunia, tetapi sekarang dia kembali dan siap untuk berkontribusi.

Baca juga: Supercoppa AC Milan Vs Inter Milan: Pioli Belum Putuskan Pilih Brahim Diaz atau Charles De Ketelaere

Ada alasan taktis mengapa Stefano Pioli mungkin memilih Simon Kjaer.

Pertama, Simon Kjaer adalah bek klasik, yang memainkan man to man, sangat kuat dalam umpan silang dan bola mati, yang menjadi titik lemah pertahanan Rossoneri dalam beberapa pekan terakhir.

Selain itu, distribusi Simon Kjaer dan bola ke sayap mampu memanfaatkan ruang di belakang 3-5-2 Inter Milan.

Baca juga: Jelang Final Supercoppa Lawan AC Milan, Inzaghi Ungkap Kondisi Pemain Inter Milan yang Cedera

Dalam aspek psikologis, pemain Denmark itu memiliki pengalaman, kepemimpinan, dan karisma yang sangat mendasar dalam jenis pertandingan ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved