Puan Maharani Jelaskan soal Video Viralnya Cemberut Bagikan Kaus hingga Tanam Padi Terbalik: Maaf
Puan Maharani memberikan klarifikasinya soal viral video cemberut saat membagikan kaus kepada masyarakat serta saat ia menanam padi secara terbalik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/video-viral-Ketua-DPP-PDIP-sekaligus-Ketua-DPR-RI-Puan-Maharani.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sempat viral video yang memperlihatkan Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani yang kemudian menuai sorotan masyarakat.
Video yang dimaksud adalah saat Puan Maharani cemberut saat membagikan kaus kepada masyarakat serta saat putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu menanam padi secara terbalik.
Atas hal itulah, Puan Maharani lantas memberikan klarifikasinya.
Baca juga: Puan Maharani Fix Akan Maju Capres? Ini Kata Ketua DPP PDIP soal Diusung Tidaknya Ia di Pilpres 2024
Baca juga: Capres PDI-P untuk Pemilu 2024, Puan: Tidak Gampang Jadi Puan Maharani
Sebagaimana dilansir TribunWow.com, dua video tersebut banyak menuai sorotan dan komentar negatif.
Menanggapi hal tersebut, Puan Maharani meminta maaf dan memberikan penjelasan.
Video pertama menampilkan ekspresi cemberut Puan ketika blusukan di Pasar Tradisional Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/9/2022).
Banyak yang mengkritik sikap Puan lantaran dianggap terlalu arogan saat bertemu masyarakat.
Puan pun meminta maaf dan menjelaskan situasi ketika itu begitu panas sehingga emosinya turut tersulut.
"Haduh, pokoknya di kesempatan kali ini, saya minta maaf kalau kemudian, judes banget sih, cemberut banget sih, saya minta maaf," kata Puan dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (13/1/2023).
"Situasinya saat itu panas banget, terik, kemudian rakyat banyak. Ada yang mau salaman, ada yang mau kaus."
Baca juga: Bahas Misi Dagang Bersama Pj Gubernur Gorontalo, Perdana Menteri Malaysia Dapat Cinderamata Karawo
Menurut Puan, saat itu panitia yang berada di lapangan tak sigap membantu sehingga membuatnya marah.
"Ya sebagai manusia, ada juga kadangkala jadi bad mood-lah, ya karena panas, rakyat banyak, kemudian situasinya tidak mendukung, dan lain sebagainya," terang Puan.
"Tapi intinya, saya minta maaf kalau kemudian itu bikin seperti 'Kok gini, sih', karena nggak ada kata lain."