Kamis, 5 Maret 2026

RSUD Ainun Habibie Sukses Operasi Bibir Sumbing Standar Internasional

Hal ini disampaikan oleh Agus Santoso Budi, Ketua Tim dokter dari Yayasan Anugerah Sentosa yang berafiliasi dengan Smile Train.

Tayang:
zoom-inlihat foto RSUD Ainun Habibie Sukses Operasi Bibir Sumbing Standar Internasional
TribunGorontalo.com
Proses operasi sumbing di RS Ainun. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - RSUD Ainun Habibie, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Yayasan Anugerah Sentosa serta Smile Train Indonesia, sukses melakukan operasi bibir sumbing kepada sejumlah pasien dengan teknik standar internasional.

Hal ini disampaikan oleh Agus Santoso Budi, Ketua Tim dokter dari Yayasan Anugerah Sentosa yang berafiliasi dengan Smile Train.

“Tim kami gabungan ahli bedah plastik, ahli anestesi yang berasal dari Yogyakarta, Cirebon, Surabaya dan dari Luwuk dengan jumlah 10 orang,” kata Agus Santoso Budi dalam siaran pers Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Kamis (12/1/2023).

Menurut Agus Santoso Budi, RSUP Ainun Habibie telah didaftarkan sebagai rumah sakit afiliasi Smile Train Internasional yang levelnya akan sama dengan rumah sakit internasional dalam penanganan operasi bibir sumbing.

Dalam operasi bibir sumbing ini jumlah pasien yang mendaftar sebanyak 54 orang, sebanyak 51 orang berhasil dioperasi dan 3 orang dinyatakan belum bisa dioperasi karena tidak memenuhi syarat.

Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Sutan Rusdi mengapresiasi operasi bibir sumbing gratis yang dilaksanakan secara kolaboratif ini.

“Operasi ini sangat bagus dan dibutuhkan Provinsi Gorontalo, sebanyak 54 orang dioperasi hanya dalam waktu seminggu. Kami berterima kasih kepada yayasan yang telah memilih Gorontalo untuk melakukan operasi bibir sumbing gratis,” kata Sutan Rusdi.

Sutan berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan berkelanjutan sehingga bisa menjangkau lebih banyak lagi masyarakat.

“Kita harapkan bukan hanya sekali ini saja kalau bisa mereka agendakan ke Gorontalo kita berharap begitu mungkin bisa menambahkan jumlah berikutnya,” tutur Sutan Rusdi.

Sutan Rusdi yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Yana Yanti Suleman dan Staf Ahli Gubernur Misranda EU Nalole dalam kegiatan ini juga bertemu dengan tim dokter dari Yayasan Anugerah Sentosa yang berafiliasi dengan Smile Train yang melakukan operasi bibir sumbing.

Kepala Dinas Kesehatan Yana Yanti Suleman menyatakan mendukung kegiatan ini dan tidak menyangka jumlah yang mendaftar melebihi jumlah yang ditargetkan.

“Ini menggambarkan di Provinsi Gorontalo masih banyak kasus, baik bibir sumbing sebatas bibirnya saja bahkan sampai di langit-langit mulut,” kata Yana Suleman.

Dalam operasi ini diupayakan selesai dalam sehari namun ada beberapa pasien harus kembali untuk dilakukan rekonstruksi tahap kedua maupun ketiga setelah operasi awal ini.

Menurut Yana Suleman operasi ini akan berlanjut karena sangat dibutuhkan masyarakat, Yana juga mengatakan ada hubungan antara stunting dengan kasus bibir sumbing.

Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga gizi agar kejadian bibir sumbing dapat kita turunkan bersama, jadi yang berisiko terhadap bibir sumbing bisa kita cegah dengan jalan gizi yang optimal sejak perempuan masih menjadi wanita usia subur sampai dengan dia melahirkan anak dengan sempurna.

"Kami akan melakukan kegiatan ini secara rutin, memastikan masyarakat tidak bertambah lagi angka bibir sumbing,” imbuh Yana. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved