PDIP
Jokowi 'Di-bully' Megawati - Ganjar Tak Dianggap: Analis Politik Puji PDIP
Megawati menunjukkan kelas sebagai politisi matang dan teguh. Kader PDIP Joko Widodo bahkan 'di-bully' Megawati. Ganjar tidak dianggap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/110123-Megawati-11.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjukkan kelas sebagai politisi matang dan teguh.
Kader PDIP Joko Widodo bahkan 'di-bully' Megawati. Ganjar Pranowo pun tidak dianggap.
Demikian pandangan dan analisis pengamat politik Rocky Gerung saat diwawancarai Hersubeno Arief dari FNN.
Rocky memuji sikap Megawati yang teguh dan tak terpengaruh dengan berbagai survei capres yang memang dinilainya sudah didesain.
"Untuk isu 3 periode pak Jokowi di-bully ibu Megawati. PDIP teguh, sesuai konstitusi," kata Rocky pada kanal YouTube Rocky Gerung Official, Rabu 11 Januari 2023.
Rocky menilai HUT ke-50 PDIP pada Selasa kemarin sebagai momentum pembuktian kepada masyarakat bahwa PDIP adalah partai yang teguh.
Megawati tak mau didesak oleh hasil survei capres. Dia 'menyuruh' publik menunggu lagi hingga 1 Juni 2023 untuk pengumuman capres.
Pujian Jokowi
Presiden Joko Widodo memuji Megawati yang teguh menunggu momentum untuk umumkan capres pada Pilpres 2024.
Jokowi juga berharap capres dari PDIP atau presiden ke depan, dapat melanjutkan berbagai program nasional yang telah dijalankan pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi di depan Megawati dan seluruh kader PDIP pada perayaan HUT ke-50 tahun PDI Perjuangan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).
Sebelumnya Jokowi memaparkan capaian perekonomian nasional. Dia menyinggung soal pertambangan yang telah dikelola negara hingga menciptakan banyak lapangan kerja.
Presiden yang juga kader PDIP kemudian berharap presiden berikut dapat melajutkan program yang telah dicanangkan.
Lebih khusus lagi, Jokowi memuji Megawati yang tetap teguh dan menunggu momen untuk umumkan capres.
"Saya tadi dapat informasi capres PDIP adalah dari kader PDIP. Saya apresiasi Ibu Megawati yang tidak grasah-grusuh (tergesa-gesa) mengumumkan capres," ujarnya.
Meski kata Jokowi, ada banyak tekanan dari sana sini, namun Megawati tetap teguh. "Nama capres sudah di kantong Ibu Ketua Umum, tinggal menunggu momen yang tepat menurut perhitungan Ibu Megawati," ujarnya.
(*)