Gorontalo Kini Punya Lembaga Sertifikasi Profesi Bidang Pariwisata
Menurut Muhalim Dj Litty ketua umum Kadin Gorontalo, Senin (26/12/2022), sektor pariwisata merupakan
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Lembaga khusus sertifikasi profesi bidang pariwisata kini sudah ada di Gorontalo. Inisiatif menghadirkan lembaga tersebut dilakukan oleh Kamar dagang industri (Kadin) Provinsi Gorontalo.
Menurut Muhalim Dj Litty ketua umum Kadin Gorontalo, Senin (26/12/2022), sektor pariwisata merupakan program unggulan Kadin. Karena itu, pihaknya fokus menyediakan sumber daya mumpuni di bidang tersebut.
Peningkatan kapasitas SDM di bidang pariwisata berguna untuk menyongsong kesiapan pariwisata di Gorontalo.
Sebab menurutnya tidak ada gunanya mengangkat destinasi wisata jikalau SDM tidak terlatih kapasitasnya.
Termasuk bidang perhotelan. SDM khusus sektor ini perlu dikembangkan, karena setiap hotel harus dipersiapkan dari sisi klasifikasinya.
"Melalui LSP ini semoga ke depan seluruh SDM di bidang pariwisata semuanya telah memiliki lisensi profesi. Termasuk pramusaji dan baristanya." jelas dia.
Kata Muhalim, ke depan kadin Gorontalo akan membuat skema dan menganalisis kebutuhan-kebutuhan apa saja yang ada di Gorontalo.
"Alhamdulillah Gorontalo kini punya LSP (lembaga sertifikasi pariwisata). Terlebih saya sudah berkoordinasi dengan kementerian Pariwisata, pada dasarnya mereka siap mensupport LSP di Gorontalo" tutur dia.
Menurut Muhalim, pihaknya akan menyiapkan LSP ini benar-benar siap pada tahun depan 2023. Artinya sudah bisa melakukan sertifiaksi untuk pelaku pariwisata.
“Ke depan Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo punya event, sehingganya seluruh pramuwisata ini sudah harus dipersiapkan, hal terpentingnya ialah event mendatang adalah event asia yang akan mendatangkan orang dari luar, maka tentu perlu pramuwisata yang sudah punya lisensi.” katanya.
Refli Katili Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menambahkan, selama ini Pariwisata di Gorontalo belum memiliki LSP P3, sehingga ketika akan mengikutsertakan sertifikasi kompetensi, kebanyakan pelaksanaannya dari luar daerah.
Jika LSP pelaksanaan nya sejauh ini dari luar daerah maka yang terjadi ialah tidak sesuai dengan kebutuhan daerah dan hanya cenderung kepada program Kementerian.
Kata Refli, sejak 2019 pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk mendirikan LSP di Gorontalo.
"Alhamdulillah Kadin merespon dengan baik upaya ini, sehingga di akhir tahun 2022 kita sudah memiliki LSP P3. Sudah ada beberapa tahapan yang kita lakukan untuk pendirian LSP tersebut. " jelas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2612202_wisata-Gorontalo009.jpg)