Rabu, 4 Maret 2026

Tangis Haru Siswa Bintara Polri Warnai Upacara Pelantikan di SPN Polda Gorontalo

Tangis haru mewarnai Upacara Pelantikan Bintara Polri Gelombang II, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batudaa Gorontalo, Kamis (21/12/2022).

Editor: Dinie S Awwali
zoom-inlihat foto Tangis Haru Siswa Bintara Polri Warnai Upacara Pelantikan di SPN Polda Gorontalo
TribunGorontalo.com/Agung Panto
Tangis haru seorang Bintara Polri saat bertemu orang tuanya hingga mencium kaki ibunya, di upacara pelantikan Bintara Polri, SPN Polda Gorontalo. 

TRIBUN GORONTALO.COM, Kabupaten - Tangis haru mewarnai Upacara Penutupan, Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batudaa Gorontalo, Rabu (21/12/2022).

Tangis haru tersebut pecah saat para instruktur dari SPN Batudaa pada seusai rangkaian penutupan, memberi aba aba kepada Bintara baru untuk melepaskan papan nama serta menggunakan masker.

Para orang tua terlihat kebingungan mencari anak - anaknya karena 208 Bintara yang lulus pendidikan diperintahkan untuk berbaris rapi dengan posisi kepala menunduk serta sebagian wajah mereka tertutup topi.

Ketika orang tuanya menemukan anaknya, mereka langsung memeluknya, bahkan ada yang rela mencium kaki orang tuanya.

Tangis serta teriakan kecil dari orang tua yang terus mencari anaknya di tengah barisan para bintara baru, tanda kerinduan selama lima bulan tak ketemu.

Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika pun turut mewakili para kepada bintara baru yang saat itu anggota keluarganya tidak sempat datang.

“Bagi siswa atau bintara remaja yang orang tuanya tidak hadir saya mewakili orang tua kalian, jika ada orang tuanya yang belum sempat hadir,” ujar Helmy kepada bintara remaja.

Kepala SPN Polda Gorontalo, Kombes Pol. Agus Widodo turut membenarkan terkait salah satu bintara yang orang tuanya berhalangan hadir.

“Yah itu adalah Bripda Yudha, aslinya Jawa Barat, tapi beberapa tahun yang lalu sudah tinggal disini, sudah bekerja disini juga, karena pertimbangan jarak, dan orang tuanya tidak berani naik pesawat akhirnya gak datang,” tambah Agus.

Sebanyak 208 siswa yang masuk pendidikan, turut dilantik saat itu. Bripda Yuda Putra Pramuda merupakan salah satu peraih nilai kesamaptaan jasmani tertinggi dengan nilai 87,54. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved