Trans Sulawesi Lumpuh
Warga dan Polisi Gorontalo Utara Gotong Royong Atur Lalu Lintas di Pontolo
Mobil tronton diketahui mengalami kecelakaan tepat di Desa Pontolo, Kecamatan Anggrek tersebut.
Penulis: Redaksi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/20120222_Warga_Pontolo_Kecelakaan.jpg)
Reporter: Sri Aprilia Mayang
TRIBUNGORONTALO.COM, Kwandang - Warga sekitar tempat kecelakaan mobil tronton di Desa Pontolo ikut membantu polisi mengatur lalu lintas.
Mobil tronton diketahui mengalami kecelakaan tepat di Desa Pontolo, Kecamatan Anggrek tersebut.
Mobil yang terlampau besar itu, hampir menutupi sebagian besar jalan Trans Sulawesi. Padahal, itu merupakan jalan poros utama lalu lintas antar provinsi.
Karena itu, kemacetan tak terelakan. Resah dengan ‘kicauan’ klakson dan padatnya kendaraan yang padat, sejumah masyarakat rela ikut ambil alih tugas polantas —mengatur lalu lintas.
Tak dibekali Handy Talky (HT), masyarakat menggunakan isyarat tangan sebagai kode untuk membuka dan menutup jalur kendaraan. Bahkan sesekali warga itu harus berteriak.
Pantauan TribunGorontalo.com, puluhan kendaraan mengantre agar bisa melintasi jalan tersebut.
Tak ada pilihan lain, meskipun jalan menanjak dan belokan tajam, kendaraan roda 4 seperti truk bermuatan berat tetap melintasi jalan ini.
Hal itu disebabkan tak ada jalan alternatif lain. Santi misalnya, saat melintasi dengan kendaraan roda dua nya, ia bahkan memerlukan bantuan untuk melintasi tikungan dan jalan menanjak ini.
Kepolisian setempat mengonfirmasi, akan segera mengakhiri kemacetan di titik Pontolo tersebut. Mereka mendatangkan crane dari provinsi tetangga.
"Akan dilanjutkan pukul 22.00 WITA, mengevakuasi dengan bantuan crane," kata KBO Lantas, Ipda Lukman Puti. (*)