Minggu, 8 Maret 2026

Podcast Tribun Gorontalo Bersama Robby Hunawa: Bicara Lahirnya Provinsi Gorontalo

Robby yang juga Presidium Nasional Pembentukan Provinsi Gorontalo menjelaskan rinci orang-orang di balik lahirnya pembentukan Provinsi Gorontalo.

Tayang:
zoom-inlihat foto Podcast Tribun Gorontalo Bersama Robby Hunawa: Bicara Lahirnya Provinsi Gorontalo
TribunGorontalo.com
Robby Hunawa saat hadir di Podcas TribunGorontalo.com, Selasa (6/12/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Edisi podcast Gorontalo Bercerita, Selasa (6/12/2022) kedatangan Robby Hunawa, anggota dewan Bone Bolango. 

Robby yang juga Presidium Nasional Pembentukan Provinsi Gorontalo menjelaskan rinci orang-orang di balik lahirnya pembentukan Provinsi Gorontalo.

"Saya akan menceritakan sesuai versi saya ikuti, saya lihat dan saya dengar," ungkap Robby.

Kata dia, pembentukan Provinsi Gorontalo dilakukan oleh banyak tokoh. 

"Orang-orang tersebut tergabung dalam organisasi mahasiswa dan menjadi presidium nasional pembentukan provinsi Gorontalo," katanya.

Kata Robby, banyak organisasi mahasiswa pada massa itu. Dalam kepanitiaan pembentukan terbagi dua, ada di daerah sendiri diketuai oleh Nelson Pomalingo  dan di pusat diketuai oleh Roem Kono.

"Berjuang bersatu dalam gerakan yang sama dengan satu bendera. Deklarasi pembentukan Gorontalo dihadiri sebanyak 30 ribu masyarakat dan mahasiswa Gorontalo berkumpul di lapangan 23 Januari Talaga," jelasnya.

Pada masa itu panitia mengunjungi Pohuwato, Bone Pesisir, Paguyaman, Kwandang mensosialisasikan tentang pembentukan Provinsi Gorontalo.

Euforia masyarakat, mahasiswa Gorontalo terhadap pembentukan Provinsi Gorontalo sangat besar.

"15 ribu Mahasiswa dan masyarakat berorasi di depan lapangan taruna remaja Gorontalo, saat itu lapangan taruna disebut alun-alun Kota Gorontalo," sambung Robby.

Setelah Gorontalo disahkan oleh DPR RI menjadi provinsi yg terpisah dari Sulawesi Utara, pada tanggal 5 Desember 2000, Presiden Megawati menugaskan Tursandi Alwi, seorang pejabat tinggi di Depdagri, menjadi Pj Gubernur Gorontalo. Ia dilantik oleh Mendagri 16 Februari 2001.

Tugas pokoknya membentuk DPRD, menata struktur pokok eksekutif, dan menyelenggarakan pemilihan gubernur definitif (saat itu dipilih oleh DPRD).

Tempat Hotel Yulia (samping Hotel Grand-Q) dipakai sebagai "Kantor Gubernur" untuk beberapa bulan sambil menunggu rampungnya perbaikan eks Kantor Pembantu Gubernur Sulut yg diubah jadi Kantor Gubernur Gorontalo. (Sekarang sebagian dari gedung itu jadi Kantor Bawaslu Provinsi).

Gubernur Tursandi sangat lincah, dia mampu menuntaskan semua tugasnya hanya dalam setahun kerja.

Padahal, itu bukan tugas yang ringan, membentuk struktur pemerintahan dari kondisi nol.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved