PEMPROV Gorontalo

Model Belajar 10:20:70 untuk ASN Ala Pj Gubernur Hamka Hendra, Apa itu?

Rumus model belajar itu disebut dengan 10:20:70. Saat ini, model belajar itu bahkan sudah diterapkan di jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. 

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer saat didaulat sebagai narasumber webinar nasional Strategi Pengembangan Kompetensi SDM Aparatur dalam Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), secara daring Senin (28/11/2022). (Foto – Ryan) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer memiliki rumus model belajar untuk aparatur sipil negara (ASN). 

Rumus model belajar itu disebut dengan 10:20:70. Saat ini, model belajar itu bahkan sudah diterapkan di jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. 

Katanya, 10 persen melalui pelatihan klasikal dengan tatap muka. Berikutnya 20 persen mengikuti belajar melalui social learning berupa coaching dan mentoring. Lalu 70 persennya peserta mendapatkan peningkatan kompetensi melalui pembelajaran dan penugasan langsung di lapangan.

Adapun rumus model belajar ASN Itu diungkapkan Hamka saat jadi narasumber webinar nasional Strategi Pengembangan Kompetensi SDM Aparatur dalam Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Webinar yang diikuti secara daring, Senin (28/11/2022) merupakan kerjasama BPSDM Gorontalo dengan Kemenpan-RB, LAN RI serta Kementerian Dalam Negeri.

“Intinya ASN tidak hanya diwajibkan bekerja bekerja dan bekerja. Tapi ASN harus belajar, belajar dan belajar. Model belajar paling tepat di era ASN merdeka saat ini ialah model belajar 10:20:70,” ucap Hamka.

Lebih lanjut Hamka menjelaskan, di era sekarang ASN diharapkan mampu menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan dengan memanfaatkan berbagai inovasi dan teknologi.

Model pembelajaran 10:20:70 dapat memberikan kesempatan besar kepada ASN untuk memilih jalan pengembangan kompetensinya masing – masing. Artinya, semakin terbuka kesempatan dan tersedia pula pilihan yang beragam dalam pengembangan kompetensi.

“Dengan adanya webinar ini, kami sengaja ingin mendapatkan masukan yang lebih konstruktif dari inisiasi penerapan model 10:20:70. Semoga keikut sertaan kita semua di sini dapat menambah pengetahuan pengembangan kompetensi menujun ASN yang smart ,” tuturnya.

Selain Penjagub Hamka, yang menjadi narasumber lainnya dalam webinar ini adalah DR. Basseng, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi, LAN RI, Sugeng Mariyono kepala BPSDM, Kemendagri, Alex Denni Deputi Bidang SDM Aparatur dan Kepala BPSMD Provinsi Gorontalo Sofyan Ibrahim.

Peserta webinar merupakan perwakilan dari BKD Provinsi se Indonesia, BPSDM Provinsi se Indonesia, BKPSDM kabupaten/kota se Indonesia, BKPSDM kabupaten/kota se Gorontalo, Alumni Latsar, Alumni PKP, Alumni PKA dan ADWI. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved