Masjid Raya Gorontalo

Ini Alasan Islamic Center Dipindah dari Moodu ke Danau Limboto-Gorontalo

Hal itu menyebabkan proyek yang direncanakan sejak 7 tahun lalu, tidak kunjung selesai. 

TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Potret nelayan Danau Limboto di sore hari. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Gorontalo terpaksa memindahkan lokasi pembangunan Masjid Raya Gorontalo dan Islamic Center ke Danau Limboto

Alasannya, pembebasan lahan di lokasi sebelumnya terlalu ‘ribet’, juga mahal. 

Hal itu menyebabkan proyek yang direncanakan sejak 7 tahun lalu, tidak kunjung selesai. 

Apalagi pembebasan lahan di Kelurahan Moodu, ditaksir memakan biaya hingga Rp 51 miliar. 

Ketua panitia pembangunan Masjid Raya dan Islamic Center, Rusliyanto Monoarfa mengaku, pihaknya tentu tidak ingin lagi menunggu terlalu lama. Lima tahun saja sudah cukup.

Jika saja pembebasan lahan selesai sejak dulu, tentu Masjid Raya sudah terlihat wujudnya. 

Karena itu, melalui lokakarya atau seminar, para pihak bertemu; Pemerintah Gorontalo, Dewan Masjid Indonesia (DMI), DPRD, serta tokoh-tokoh masyarakat. 

Lokakarya dilaksanakan Sabtu (19/11/2022) kemarin di aula rumah jabatan Gubernur Gorontalo. Mencuat dalam lokakarya, Danau Limboto sebagai alternatif. 

"Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera buat lokakarya membahas desain,” tandasnya.

Groundbreaking

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo menegaskan pembangunan Masjid Raya Gorontalo dan Islamic Center akan dimulai 23 Januari 2023. 

Diketahui, 23 Januari adalah hari patriotik kemerdekaan Gorontalo.

Lokasi pembangunannya di Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo. Nelson sebagai bupati, mengaku sangat menyambut baik rencana tersebut. 

Adapun keputusan lokasi pembangunan Masjid Raya Gorontalo dan Islamic Center telah disepakati dalam kegiatan lokakarya Sabtu (19/11/2022) kemarin. 

“Pembangunan Masjid Raya Gorontalo di Danau Limboto tentu akan memberikan nuansa baru.” kata Nelson, “dengan adanya pembangunan ini maka Danau Limboto akan lebih tertata lagi.”

Menurut bupati dua periode itu, Masjid Raya Gorontalo dan Islamic Center akan berdampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi keagamaan, sisi ekonomi, serta sisi sosial budaya yang berada di sekitar.

“Bisa dibayangkan jika nuansa keagamaan berada di sekitar Danau Limboto,” tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved