Poligon
Direktur Poligon Bantah Isu 50 Pegawai Belum Gajian dalam Setahun
Jawaban Ismail ini untuk membantah ucapan Espin Tuli, anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam rapat beberapa hari lalu,
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Direktur Politeknik Gorontalo, Ismail Mohidin mengaku gaji seluruh pegawai kampus Politeknik Gorontalo (Poligon) selalu dibayar.
Jawaban Ismail ini untuk membantah ucapan Espin Tuli, anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Dalam rapat beberapa hari lalu, Espin menyebut 50-an pegawai Poligon belum gajian dalam setahun.
"Itu tidak benar. Upah pegawai selalu dibayarkan," kata Ismail saat ditemui TribunGorontalo.com di ruang kerjanya, Rabu (16/11/2022).
Ismail menjelaskan, perkara gaji tidak pernah dipermasalahkan. Karena telah dibicarakan semua pihak.
"Alhamdulillah dalam satu tahun ini, gaji itu kita bayarkan rutin," ucap Ismail.
Baca juga: Merger Politeknik Gorontalo dengan UNG Belum Ada Titik Terang
Memang dirinya mengakui nominal yang dibayarkan tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya.
Hal itu disebabkan mulai tahun 2022 kampusnya sudah tak lagi menerima hibah.
Poligon sudah 13 tahun mendapatkan hibah dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
"Karena tidak mendapat hibah, yayasan mencari jalan keluar,” kata Ismail, “tadinya gaji kita sesuai UMP. Karena sudah tidak mendapat hibah, maka gaji disesuaikan dengan dana yayasan,"
Menurut Ismail, semua dana sudah dibagi sesuai operasional setiap bulan.
Sebagai informasi, semua tenaga kerja di Politeknik sekitar 50 orang, termasuk di antaranya dosen, teknisi dan satpam.
Baca juga: DPRD Ultimatum Tim Eksekutif, dalam 2 Minggu Selesaikan Merger Politeknik Gorontalo dengan UNG
Sistem penggajian para pegawai mengacu pada UU Nomor 14 Tahun 2005.
"Kita dikumpulkan, kemudian disampaikan dana yang dimiliki.
"Kalau ada yang ingin bertahan atau masih mau mengembangkan yayasan, segalanya diputuskan bersama," tandas Ismail.
Bahkan, Ismail mengungkapkan perbedaan gajinya dengan security hanya Rp 100 ribu rupiah.
"Saya itu gajinya Rp 500 ribu, sedangkan security dan lainnya itu Rp 400 ribu," pungkas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/17112022_Poligon.jpg)