Warga Desa Meranti Diduga Depresi lalu Gantung Diri
Toyo Arkani (39), warga Desa Meranti, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo ditemukan tak bernyawa di pondok Puncak Meranti.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Toyo Arkani (39), warga Desa Meranti, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo ditemukan tak bernyawa di pondok Puncak Meranti, perkebunan desa setempat, Selasa (15/11/2022) pukul 06.00 Wita.
Korban ditemukan dalam posisi tergantung pada seuntas tali nilon. Jasad korban sudah berbau menyengat.
Kapolsek Tapa, Iptu M Atmal mengatakan, pihaknya menerima informasi tentang penemuan mayat tersebut pada pukul 06.00.
“Saat kita tanyakan ke keluarga, kata mereka (keluarga) korban pamitan pada Sabtu untuk memberi makan ternak. Namun hingga Senin korban tidak kembali ke rumah,” kata Kapolsek.
Pihaknya bersama para unsur terkait dibantu warga melakukan evakuasi.
Lanjut Kapolsek, bermodalkan alat seadanya, petugas membawa korban turun dari pendopo di Puncak Meranti.
Proses evakuasi menempuh jarak kurang lebih 10 kilometer dari rumah korban.
“Kami menerima informasi dari seorang saksi Abdul Rahman Dunggio (30) yang merupakan kerabat dari korban. Saat itu, (saksi) ingin mencari ayam hutan. Proses evakuasi pun memakan waktu 2 jam,” ungkap Kapolsek Tapa.
Baca juga: Lansia di Heledulaa Utara-Gorontalo Diduga Gantung Diri Karena Stres Ditinggal Istri
Menurutnya, dari hasil identifikasi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Setelah dideteksi, ternyata benar korban gantung diri. (Ciri-ciri) di antaranya lidah yang menjulur serta ada cairan di area kelamin,” kata Atmal.
Lanjut Kapolsek, mayat korban tiba rumah duka tepat pukul 10.30. Jenazah korban langsung dikuburkan pihak keluarga.
Keluarga korban menolak untuk diotopsi.
Kapolsek menambahkan, terkait penyebab korban meninggal gantung diri, diduga depresi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/151122-MAtmal-Fauzi.jpg)