Batu Hitam Gorontalo

PT Gorontalo Minerals Akan Diskusi dengan Penambang Batu Hitam Suwawa

Demi mencarikan solusi dan jalan keluar, penambang Suwawa baik penambang emas maupun batu hitam Gorontalo, berencana menggelar diskusi terpumpun

TribunGorontalo.com
Potret kamp PT Gorontalo Minerals di pegunungan Bone Bolango. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Belum tuntas polemik antara penambang dan perusahaan PT Gorontalo Minerals (PT GM) di Bone Bolango. 

Demi mencarikan solusi dan jalan keluar, penambang Suwawa baik penambang emas maupun batu hitam Gorontalo, berencana menggelar diskusi terpumpun (Focus Group Discussion/FGD).

Rencananya akan digelar pada 29 November 2022 nanti. Oshlan Towalu mengaku, akan hadir langsung dalam FGD tersebut. 

Hal itu diungkapkan Oshlan kala menerima pendemo dari kalangan penambang emas dan batu hitam Gorontalo pada Senin (14/11/2022) kemarin. 

"Jadi kami dari PT GM tegaskan siap hadir pada tanggal 29 November mencarikan solusi dalam FGD yang akan di gelar masyarakat dan pemuda Suwawa. Jika diberikan surat (undangan) GM akan hadir," katanya. 

Sebelumnya, PT Gorontalo Minerals sebagai cucu perusahaan Bakrie Group, didemo oleh 500-an massa. 

Mereka menggunakan mobil truk ‘mendobrak’ gerbang pintu kantor perusahaan di Desa Talango, Kabila, Bone Bolango.

PT GM menjadi bulan-bulanan penambang. Pimpinannya jadi orang paling dicari oleh penambang. PT GM dianggap mematikan mata pencaharian masyarakat. 

Sebab, sebagai pemegang izin konsesi wilayah tambang di pegunungan Bone Bolango, PT GM kerap melaporkan warga yang menambang emas di kawasannya. 

Kendati, masyarakat merasa paling berhak menambang emas di wilayah itu. PT GM datang pada 2019 dengan izin eksplorasi selama 30 tahun, sementara masyarakat sudah sejak tahun 1992 menambang.

Potensi emas murni dan batu hitam Gorontalo dari perut pegunungan Bone Bolango memang menggiurkan. Karena itu, lebih dari separuh warga Bone Bolango, menggantungkan hidupnya dari hasil tambang ini.

PT Gorontalo Minerals adalah perusahaan eksploratif yang berada di Gorontalo. Namun, perusahaan ini 80 persen sahamnya dimiliki oleh PT Bumi Resources Minerals (BRMS). 

Sementara sisanya 20 persen, saham PT Gorontalo Minerals dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved