Brigadir J
Sebelum Diperiksa Polisi soal Brigadir J, Kuat Maruf Titipkan Pisau ke Yogi Ajudan Ferdy Sambo
Prayogi Iktara Wikaton (Yogi) ajudan Ferdy Sambo yang dijadikan saksi sidang Brigadir J, mengatakan ia dititipi 2 pisau dan 1 HT oleh Kuat Maruf.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Terdakwa Kuat Maruf kembali mengikuti persidangan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) pada Rabu (9/11/2022).
Sidang perkara pembunuhan berencana Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan kemarin itu digelar dengan agenda pemeriksaan saksi untuk terdakwa Kuat Maruf dan Ricky Rizal Wibowo (Bripka RR).
Salah satu saksi dari 10 orang saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J untuk terdakwa Kuat Maruf dan Bripka RR itu ialah Prayogi Iktara Wikaton (Yogi) ajudan eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Di hadapan majelis hakim, Yogi bersaksi dengan mengatakan bahwa ia dititipi 2 bilah pisau dan 1 buah handie talkie (HT) oleh Kuat Maruf malam setelah pembunuhan Brigadir J.
Baca juga: Tegaskan Brigadir J Bukan Ajudannya, Putri Candrawathi Ungkap Tugas Korban di Rumah Ferdy Sambo
Tepatnya sebelum Kuat Maruf diperiksa polisi terkait tewasnya Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.
Kuat Maruf menyuruh Yogi untuk menaruh pisau dan alat komunikasi itu di dapur.
"Dititipi pisau sama HT," ujar Yogi di PN Jakarta Selatan, Rabu, seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Kamis (10/11/2022).
Yogi menyebutkan bahwa pisau yang dititipkan Kuat Maruf tersebut berukuran kecil seperti pisau dapur.
Baca juga: Putri Candrawathi Tertawa di Sidang Kasus Brigadir J saat Daden Ajudan Ferdy Sambo Jelaskan Hal Ini
"Kurang lebih seperti pisau dapur, kecil yang mulia," kata Yogi.
"Seingat saya ada 2 bilah pisau," lanjutnya.
Kesaksian Yogi ini mengacu pada dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) soal rencana pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.
Dalam dakwaan JPU, dinyatakan bahwa Kuat Maruf berinisiatif untuk membawa pisau sebelum penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.
Baca juga: Sopir Ambulans: Brigadir J Masih Pakai Masker dan Tekuk Kaki Korban agar Muat di Kantong Jenazah
Pisau digunakan Kuat Maruf untuk berjaga-jaga apabila korban Brigadir J melawan saat hendak ditembak.
Sebagaimana diketahui bahwa Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2022) lalu.
Penembakan yang menewaskan Brigadir J tersebut lantas dinyatakan sebagai kasus pembunuhan berencana yang menjerat 5 orang pelaku antara lain:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kuat-maruf-dan-saksi-yogi-sidang-brigadir-j-rabu-9-nov-2022.jpg)