Piala Dunia 2022
Alasan Piala Dunia 2022 Qatar di Akhir Tahun: Timnas Eropa termasuk Belanda Lebih Mudah Adaptasi
Stadion Piala Dunia 2022 Qatar dilengkapi dengan air conditioner atau AC untuk mempermudah timnas termasuk Timnas Belanda beradaptasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/291022-timnas-belanda-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Seluruh stadion sepakbola Piala Dunia 2022 Qatar dilengkapi dengan air conditioner atau AC untuk mempermudah timnas termasuk Timnas Belanda beradaptasi di lapangan hijau.
Timnas seperti Eropa dan Amerika Utara akan kesulitan bermain di suhu ektrem (panas) yang puncaknya pada pertengah tahun.
Itu juga menjadi alasan utama kenapa Piala Dunia 2022 Qatar diundur ke akhir tahun (November - Desember).
Dengan menggunakan AC, suhu di tribun dapat diatur dan diturunkan menjadi hanya 21-22 derajat Celcius.
Kick-off Piala Dunia 2022 yang akan dilaksanakan pada Minggu (20/11/2022) di Qatar tinggal hitungan hari.
Namun, Piala Dunia edisi kali ini memiliki perbedaan yang mencolok dibanding gelaran sebelumnya karena jadwalnya.
Biasanya, kompetisi yang diadakan empat tahun sekali itu diadakan pada akhir musim kompetisi.
Artinya, piala dunia mulai antara bulan Mei hingga Juli. Namun, Piala Dunia 2022 kali ini baru akan mulai pada bulan November 2022.
Baca juga: 4 Pemain Real Madrid Masuk Skuad Prancis di Piala Dunia 2022
Hal tersebut tentunya membuat beberapa liga top di Eropa terpaksa menghentikan jalannya pertandingan pada pertengahan musim agar para pemainnya dapat mengikuti kompetisi tersebut.
Alasan Piala Dunia 2022 digelar November Lantas, kenapa Piala Dunia 2022 digelar November, bukan pertengahan tahun? Jawabannya adalah terkait cuaca dan letak geografis negara Qatar.
Keputusan untuk mengadakan Piala Dunia di tengah jalannya musim diambil guna menghindari cuaca ekstrem di Qatar saat musim panas yang berlangsung pertengahan tahun. Baca juga: Jelang Piala Dunia 2022, Penerbangan ke Qatar Melonjak Dilansir dari Al Jazeera (20/10/2022), suhu di Qatar saat musim panas dapat mencapai 40 derajat Celcius.
Alhasil, gelaran piala dunia pun akhirnya dipindah ke bulan November di mana Qatar sudah memasuki musim dingin. Melansir Kompas.com (22/09/2022), salah satu cara untuk menyiasati masalah cuaca di Qatar adalah dengan menggunakan air conditioner (AC) di dalam stadion.
Maka dari itu, seluruh stadion yang akan digunakan dalam turnamen tersebut kecuali Stadium 974 akan dilengkapi dengan AC.
Dengan menggunakan AC, suhu di tribun dapat diatur dan diturunkan menjadi hanya 21-22 derajat Celcius.
Jelang Piala Dunia 2022, Penerbangan ke Qatar Melonjak