Arti Kata
Apa Itu Fomepizole? Obat Penawar Gagal Ginjal Akut yang Bakal Dibagikan Pemerintah Gratis
Impor dari Singapura hingga Amerika, Pemerintah bakal bagikan Fomepizole obat penawar untuk pasien gagal ginjal akut anak, apa itu Fomepizole?
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-gagal-ginjal.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Penyakit misterius gagal ginjal akut (acute kidney injury atau AKI) di Indonesia sejauh ini telah menelan ratusan jiwa anak-anak.
Menurut data Kementerian Kesehatan RI per tanggal 26 Oktober 2022, akumulasi kasus gagal ginjal akut anak telah mencapai di angka 269 pasien dengan jumlah korban yang tengah dirawat sebanyak 73 pasien.
Terdapat 157 pasien gagal ginjal akut misterius dinyatakan meninggal dunia, sementara itu sejumlah 39 pasien lainnya dinyatakan sembuh.
Selain mencari tahu penyebab penyakit misterius ini, Pemerintah Indonesia pun kini telah mendatangkan obat penawar untuk gagal ginjal akut pada anak.
Baca juga: Pantas Bikin Gagal Ginjal Akut, IDI Gorontalo Sebut Etilen Glikol Khusus Pendingin Radiator
Obat penawar gagal ginjal akut misterius pada anak yang didatangkan pemerintah dari Singapura serta negara lain itu bernama Fomepizole.
Apa Itu Fomepizole?
Dilansir TribunGorontalo.com dari Wikipedia, Fomepizole atau yang juga dikenal sebagai 4-methylpyrazole adalah obat yang digunakan untuk mengobati keracunan metanol dan etilen glikol.
Fomepizol dapat digunakan sendiri atau bersama-sama dengan hemodialisis.
Baca juga: Obat Gagal Ginjal Akut Capai Rp 16 Juta per Vial, Indonesia Beli dari Singapura
Fomepizol diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah.
Efek samping yang umum dalam penggunaan Fomepizole antara lain sakit kepala, mual, kantuk, hingga limbung.
Fomepizole bekerja dengan menghalangi enzim yang mengubah metanol dan etilen glikol (EG) menjadi produk pemecahan racunnya.
Fomepizole telah disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1997 dan telah ada dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.
Baca juga: Total 245 Anak di Indonesia Mengalami Gagal Ginjal Akut, 1 dari Gorontalo
Fomepizole digunakan untuk mengobati keracunan etilen glikol dan metanol serta bertindak untuk menghambat pemecahan racun ini menjadi metabolit toksik aktif mereka.
Fomepizole merupakan inhibitor kompetitif enzim alkohol dehidrogenase, ditemukan di hati.
Enzim ini memainkan peran kunci dalam metabolisme etilen glikol, dan metanol.
Fomepizole paling efektif bila diberikan segera setelah menelan etilen glikol atau metanol.
Menunda administrasi memungkinkan untuk generasi metabolit berbahaya.
Baca juga: Apa Itu Etilen Glikol? Senyawa Kimia di Obat Sirup yang Diduga Sebabkan Gagal Ginjal Akut Anak
Fomepizole Diberikan Gratis
Dilansir TribunGorontalo.com dari Kemenkes RI, Fomepizole diberikan gratis kepada semua pasien gagal ginjal akut misterius pada anak.
Pemerintah telah mendatangkan 42 Antidotum Fomepizole dari Singapura dan Australia, dan akan segera mendatangkan ratusan vial dari Jepang dan Amerika.
Fomepizole akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan dan diberikan secara gratis sebagai bagian dari pengobatan pasien gagal ginjal akut misterius pada anak.
Baca juga: Volume Air Kencing Anak Berkurang? Dinkes Gorontalo: Bisa Jadi Gangguan Ginjal Akut
Apakah Fomepizole Efektif?
Kemenkes RI mengklaim bahwa pasien anak gagal ginjal akut yang telah diberi penawar berupa Fomepizole terus mengalami perbaikan klinis.
Pasien anak penderita gagal ginjal akut sudah bisa mengeluarkan air seni (BAK) bahkan kadar zat berbahaya Etilen Glikol pun tidak terdeteksi lagi.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Kompas.com, Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril menyebutkan bahwa kondisi 10 dari 11 pasien gangguan ginjal akut misterius yang dirawat di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), telah membaik.
Baca juga: Apa Itu Gagal Ginjal Akut? Penyakit yang Secara Misterius Serang Anak-anak di Indonesia
Menurut Syahril, 10 pasien tersebut membaik setelah diberikan obat penawar (antidotum) Fomepizole yang berfungsi mengikat racun di dalam ginjal manusia.
"Dari hasil pemberian obat Fomepizole, 10 dari 11 pasien yang telah diberikan Fomepizole terus mengalami perbaikan secara klinis," ujar Syahril dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Syahril mengatakan bahwa setelah pemberian obat Fomepizole kepada pasien, tidak ada kasus kematian di RSCM.
"Tidak ada kematian dan tidak ada perburukan lebih lanjut. Anak tersebut sudah dapat mengeluarkan air kecil atau air seni. Dan dari hasil pemeriksaan laboratorium, kadar etilen glikol dari 10 anak tersebut sudah tidak terdeteksi," ungkap Syahril.
Selain mengimpor dari Singapura, lanjut Syahril, Kemenkes RI akan mendatangkan obat serupa dari Jepang dan Amerika Serikat dengan total 200 vial kemudian dibagikan secara gratis.
"Dan akan segera didistribusikan ke rumah sakit rujukan pemerintah di seluruh Indonesia. Obat ini gratis tidak berbayar bagi pasien," kata Syahril.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar) (Kompas.com/Fika Nurul Ulya)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenkes: Setelah Diberi Fomepizole, 10 dari 11 Pasien Gangguan Ginjal Akut di RSCM Membaik"