Gerindra Gorontalo
Bawaslu Ajak Gerindra Gorontalo Ikut Jadi Pengawas Pemilu, Elnino: Kami Siap!
Terutama Bawaslu meminta Gerindra mengawasi calon anggota legislatif (caleg), begitupun sebaliknya, caleg juga diminta mengawasi Gerindra sebagai
TRIBUNGORONTALO.COM – Bawaslu Provinsi Gorontalo mengajak Gerindra ikut mengawasi pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 2024 nanti.
Terutama Bawaslu meminta Gerindra mengawasi calon anggota legislatif (caleg), begitupun sebaliknya, caleg juga diminta mengawasi Gerindra sebagai partai politik.
“Artinya saling mengawasi antara parpol dan caleg,” ungkap Idris Usuli, otoritas Bawaslu Gorontalo saat menerima kunjungan Gerindra pada Rabu, (26/10).
Sebab, terkait pengawasan ini, kata Idris jangan hanya diserahkan sepenuhnya kepada Bawaslu, melainkan parpol juga diharapkan agar saling mengawasi.
Hasil pengawasan itu nantinya, bisa disampaikan ke Bawaslu, jika ditemukan dilapangan ada hal ganjal, maka segera menyampaikan ke Bawaslu, setelah itu bawaslu yang akan menindak lanjuti laporan tersebut.
“Pengawasan ini tidak hanya tugas Bawaslu melainkan masyarakat serta parpol,” tutur dia.
Jika konsep saling mengawasi ini dijalankan setiap parpol, akan jadi instrumen menekan hal-hal yang tidak diinginkan.
Konsep ini bagian dari realisasi sosialisasi partisipatif masyarakat, sebab ini menjadi tujuan utama Bawaslu agar kerja-kerja bawaslu terbantukan dengan partisipatif masyarakat
Idris juga menuturkan, pentingnya saling mengawasi antar satu dan lainnya, sebab jumlah SDM bawaslu sangat berbanding terbalik dengan jumlah yang diawasi.
“Jumlah yang diawasi ini kurang lebih ada 800.000 orang yang diawasi se Provinsi Gorontalo, sedangkan jumlah pengawas tidak sebanyak itu,” tuturnya.
Terlebih kata Idris, Bawaslu juga menyampaikan ke Gerinda, ke depan Bawaslu akan melakukan sosialisasi bersama para ulama dan tokoh adat.
Tujuannya agar para ustad atau jemaah, dapat menyampaikan khotbah yang membahas tentang pengawasan.
Permintaan Bawaslu itu disanggupi Elnino Husein Mohi Ketua DPD I Gerindra. Kata dia, Bawaslu jika dianalogikan dalam pertandingan, penyelenggara adalah KPU, wasitnya adalah bawaslu.
“Tentunya akan setiap hari kami berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu terutama Bawaslu dan KPU agar caleg kami tau aturan-aturan itu seharusnya,” jelas dia.
Sebagai realisasi, kata Elnino pihaknya akan membentuk divisi hukum. Divisi ini sudah ada sebetulnya, namun belum difungsikan saja. Sebab, perhelatan Pemilu belum mulai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2610_gerindra_Bawaslu.jpg)