Pilkada Gorontalo

Mengintip Kekuatan Figur Golkar untuk Pilkada Gorontalo 2024

Saat ini, tiga figur yang ditunjuk untuk berebut elektabilitas pada Pilkada 2024 nanti yakni Ryan Kono, Meyke Camaru, dan Risman Taha.

TribunGorontalo.com
Golkar 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Partai Golkar disebut memiliki banyak figur untuk calon wali kota pada Pilkada Gorontalo 2024 nanti. 

Karena itu, meski partai berlambang pohon beringin itu, telah menunjuk tiga figur untuk berebut elektabilitas pada Pilkada Gorontalo nanti, namun ternyata masih ada tokoh lain yang dianggap potensial. 

Saat ini, tiga figur yang ditunjuk untuk berebut elektabilitas pada Pilkada 2024 nanti yakni Ryan Kono, Meyke Camaru, dan Risman Taha. Sementara tokoh lain yang dianggap potensial di antaranya Irwan Hunawa, Hardi Sidiki, dan Fikram Salilama.

“Setahu saya Golkar Kota Gorontalo sampai saat ini belum melangsungkan Musda dan juga belum mengerucutkan nama-nama tersebut sehingga masih ada 6 nama (potensial),” kata Hendra Yasin, dosen politik di kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo, Jumat (21/10/2022). 

Berikut kekuatan politik figur-figur partai Golkar menurut Hendra Yasin.

Meyke Camaru

Hingga saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Suaminya sempat menjadi Ketua DPRD Kota Gorontalo periode 2014-2019. 

Meyke juga memiliki hubungan atau ikatan keluarga dengan eks Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

“Tentu nama ini patut untuk dipertimbangkan di satu sisi juga, Meyke adalah keterwakilan perempuan, termasuk dari sisi rekam jejaknya serta dari sisi kekerabatan yang ada di partai Golkar.” katanya. 

Risman Taha

Tidak bisa disepelekan karena pernah menjabat Ketua DPRD Kota Gorontalo sebelum akhirnya digantikan oleh Irwan Hunawa dan posisi ketua DPRD digantikan Hardi Sidiki.

“Patut diakui juga beliau selalu diidentikkan sebagai calon walikota, dan melihat pula dari sisi rekam jejak jelas, kalaupun diafiliasikan di internal partai Golkar, Risman Taha terbilang orang yang sangat dekat dengan Marten Taha Ketua DPD II Golkar Kota. Terlebih masih adanya hubungan saudara tentu beliau juga berpotensi.” katanya. 

Ryan Kono

Ryan juga dianggap Hendra sangat berpotensi untuk menjadi calon wali kota, karena selain saat ini menjabat wakil wali kota berpasangan dengan Marten Taha, Ryan juga anak dari Roem Kono, kedubes Indonesia untuk Bosnia. 

Irwan Hunawa

Sebagai anggota DPRD dan sangat vokal menyuarakan kepentingan rakyat terlebih persoalan sampah, “sehingga ini menjadi basis utama untuk beliau dicalonkan,” katanya. 

Hardi Sidiki

Saat ini menjadi ketua DPRD Kota Gorontalo. Sudah tentu sosok ini tidak bisa dianggap remeh. 

Fikram Az Salilama

Sebagai politisi senior. Harus diakui dari sisi rekam jejaknya jelas, “contohnya, sebagai anggota legislatif yang sampai saat ini masih menjabat, juga sebagai politisi senior serta sudah banyak makan asam garam di dalam persoalan politik, dan tentu jika ditanya berpotensi jadi calon walikota, jelas sangat berpotensi.” tukas Hendra Yasin. 

Dari seluruh figur tersebut, kata Hendara sangat berpotensi. Namun tetap semuanya kembali lagi dari hasil survey dan kebijakan internal partai. Sebab banyak yang harus dipertimbangkan.

“Opini Publik sangat penting, selain menerima aspirasi, kerja-kerja politik, sehingga hal ini patut menjadi pertimbangan, pada satu sisi, segala bentuk itu patut di pertimbangkan terlebih sat ini jika dilihat, Golkar menjadi leading partai penguasa di kota Gorontalo, baik itu di legislatif maupun eksekutif, tentu ini perlu menjadi pertimbangan,” jelasnya.

Jika Golkar ingin menjadi jawara di legislatif atau pilkada, Golkar harus memastikan calon atau figure yang diusung partai Golkar harus benar-benar punya kapasitas, dan sesuai keinginan public. Karena itu sangat mutlak dan mempermudah partai Golkar untuk menjadi pemenang.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved