Liga Spanyol
Xavi Hernandez Akui Bisa Kehilangan Jabatan Pelatih Barcelona Kapan Saja
Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menegaskan bahwa memenangkan trofi harga mati untuknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Xavi-Hernandez-dalam-konferensi-pers.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menegaskan bahwa memenangkan trofi harga mati untuknya.
Barcelona pekan lalu mengalami trend negatif, usai kalah dari Inter Milan, mereka kalah di markas Real Madrid.
Xavi sepenuhnya memahami, jika Barcelona nir gelar musim ini, jabatannya adalah taruhan.
"Pelatih lain yang akan datang. Itulah kehidupan seorang manajer, itu bisa terjadi kapan saja," ujar Xavi dalam konferensi pers menjelang pertandingan Villareal, seperti dikutip TribunGorontalo.com dari Sport.
Real Madrid baru saja menambah tiga poin. Karim Benzema dkk sukses menang atas Elche 3-0.
Blaugrana kini wajib mengejar ketertinggalan mereka.
Saat ini, pasukan Xavi tertinggal enam poin di belakang Los Blancos.
"Kami harus berjuang untuk trofi, saya masih berpikir begitu. Kami memiliki skuad untuk memenangkan trofi," kata pelatih 42 tahun.
Gelandang legenda Barca itu menilai dia memiliki skuad sangat bagus, terlepas dari perginya pemain besar.
Dirinya secara terbuka membutuhkan kesuksesan meraih gelar musim ini.
"Ini Barca. Dengan upaya yang dilakukan klub (di bursa transfer) dan skuat yang kami miliki, kami harus bersaing memperebutkan trofi.
"Dan jika kami tidak menang, seperti yang dikatakan presiden, akan ada konsekuensinya, mulai dengan saya," ujarnya dinukil TribunGorontalo.com dari ESPN.
Baca juga: Fede Valverde Ukir Rekor dalam Kemenangan Real Madrid Atas Elche
Bisa kehilangan kepercayaan
Menurutnya, dia bisa kehilangan dukungan klub, terlebih kekalahan mereka melawan Madrid, dan hampir pasti tersingkir dari Liga Champions.
Eks pelatih Al Sadd itu mengatakan timnya masih dalam pembangunan dibandingkan Madrid jauh lebih dewasa.