Liga Italia
Menang Berkat Gol Bunuh Diri Veloso, Pioli Sebut AC Milan Bikin Banyak Kesalahan di Kandang Verona
Pelatih AC Milan Stefano Pioli sebut Rossoneri yang menang berkat GBD Veloso, buat banyak kesalahan di pertandingan Serie A Liga Italia lawan Verona.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ac-milan-17-Oktober-2022_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Pelatih AC Milan Stefano Pioli menyebut bahwa tim Rossoneri membuat banyak kesalahan dalam pertandingan Serie A Liga Italia melawan Verona, Senin(17/10/2022) dini hari WIB.
Pioli berharap bahwa dalam pertandingan lanjutan Serie Liga Italia dini hari tadi, AC Milan dapat memperoleh skor 2-0 atas Verona.
Meski demikian, Pioli harus puas dengan kemenangan AC Milan 2-1 dalam liga Serie A Liga Italia di kandang Verona itu.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia, Rossoneri harus berjuang keras untuk mendapatkan tiga poin di Verona ketika AC Milan dihadiahi 1 gol bunuh diri dari gelandang Gialloblu, Miguel Veloso di menit ke-9.
Baca juga: Akhirnya Tampil di Serie A, Divock Origi Senang Bantu AC Milan Menang 2-1 atas Verona Hari Ini
Hingga kemudian Koray Gunter menyamakan kedudukan untuk Verona dengan AC Milan pada menit ke 19.
“Memang benar, saya suka apa yang dikatakan pemain saya. Kami harus kompetitif untuk posisi teratas, itu berarti memenangkan banyak pertandingan dan mengumpulkan banyak poin di setiap arena,” ujar Pioli kepada DAZN, Senin.
“Itu adalah awal yang baik, kami hampir unggul 2-0 dan mengendalikan permainan, tetapi kemudian ada equalizer yang tidak menguntungkan dan kami kehilangan bentuk kami, membuat terlalu banyak kesalahan, tim terbelah menjadi dua dan meninggalkan ruang besar untuk Verona." jelasnya.
Meski begitu, AC Milan tetap meraih kemenangan 2-1 atas Verona dalam laga Serie A hari ini dengan gol Sandro Tonali melalui assist Ante Rebic di penghujung pertandingan tepatnya di menit ke-81.
Baca juga: AC Milan Bakal Manfaatkan Jeda Piala Dunia 2022 untuk Lawan Liverpool di Pertandingan Persahabatan
“Namun, kami kembali ke jalur dan memiliki talenta individu yang dapat menciptakan peluang entah dari mana, misalnya umpan Rebic ke Tonali.” sebut Pioli.
Berkomentar tentang Divock Origi yang masuk pada babak pertama AC Milan dan beberapa kali melakukan upaya ke gawang Verona, Pioli merasa lega melihat pemain asal Belgia itu dapat mengatasi bekas luka maupun trauma akibat cedera sewaktu di Liverpool.
“Saya menyukai Origi, dia akhirnya bisa mengatasi cedera yang dideritanya pada akhir musim lalu, karena sejak saat itu dia merasa ragu dan takut, tetapi dia tampaknya telah menghilangkannya sekarang." kata Pioli.
Pioli juga menyebutkan bahwa kondisi Rebic telah pulih sehingga ia dapat membuat opsi untuk pertandingan AC Milan selanjutnya, baik di Serie A Liga Italia maupun di Liga Champions.
Baca juga: Jadi Pion Lini Pertahanan AC Milan, Pierre Kalulu Akui Merasa Tertekan Tanding di Liga Italia
Selain itu, Pioli berharap bahwa trio cedera AC Milan yakni Mike Maignan, Simon Kjaer, dan Charles De Ketelaere juga bisa lekas sembuh dalam beberapa minggu ke depan.
"Rebic sepenuhnya pulih sekarang juga, jadi saya akan memiliki opsi untuk memutar sedikit lagi." sebut Pioli.
“Mudah-mudahan, kami akan memiliki Maignan, Kjaer, dan De Ketelaere juga selama minggu depan.” imbuhnya.
Krisis cedera mulai berdampak pada tim Rossoneri yang tampak lelah, terutama setelah AC Milan bermain 70 menit dengan 10 pemain melawan Chelsea di Liga Champions pada Rabu (12/10/2022) lalu.
Baca juga: Liga Italia: Inter Milan Siap Tempur Lawan Salernitana, Inzaghi Tak Berencana Turunkan Lukaku?
“Kami lapar akan kemenangan Serie A ketiga berturut-turut, untuk terus meningkatkan rekor tandang kami, karena saya tidak berpikir siapa pun di Eropa yang tidak terkalahkan dalam perjalanan mereka pada 2022." ungkap Pioli.
"Motivasi lainnya adalah memasuki minggu ini dengan perasaan percaya diri, seperti untuk pertama kali benar-benar kita akan memiliki hampir seminggu penuh hanya untuk berlatih taktik." sambungnya.
Menurut Pioli, banyaknya pertandingan membuat AC Milan hanya memiliki sedikit waktu untuk pemulihan atau istirahat.
Baca juga: Imbang Lawan Barcelona Bisa Jadi Kebangkitan Inter Milan di Liga Italia, Martinez Akan Buktikan Diri
Waktu mereka, kata Pioli, banyak digunakan untuk berlatih dan mempelajari lawan AC Milan di pertandingan selanjutnya.
“Bermain begitu sering, pelatihan menjadi sebagian besar tentang pemulihan atau mempelajari lawan berikutnya. Kami akan memiliki sedikit lebih banyak waktu untuk memperbaiki diri, tetapi kemudian ada tujuh pertandingan dalam 21 hari antara Serie A dan Liga Champions, jadi kami perlu mendapatkan kembali energi kami." terang Pioli.
“Istirahat ini datang pada waktu yang tepat untuk membantu kami mempersiapkan tur de force berikutnya.” tambahnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)