Gempa M3.0 usai M5.1 Teluk Tomini Sempat Terasa di Gorontalo, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi M3.0 Skala Richter (SR) usai gempa M5.2 SR di Teluk Tomini yang sempat terasa di Kota Gorontalo, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.46 Wita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/171022-gempa30-SR.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Gempa bumi M3.0 Skala Richter (SR) usai gempa M5.2 SR di Teluk Tomini yang sempat terasa di Kota Gorontalo, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.46 Wita.
Gempa kedua berlokasi di koordinat 0.08 lintang selatan (LS), 123.43 bujur timur (BT) atau 75 kilometer tenggara Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Berikut informasi selengkapnya dari BMKG Gorontalo:
Mag:3.0 SR
Senin 17 Oktober 2022
Pukul 21:46:10 Wita
Lokasi: 0.08 lintang selatan (LS), 123.43 bujur timur (BT)
Arah: 75 Km tenggara Bone Bolango, Gorontalo
Kedalaman: 127 Km
Tidak Berpotensi Tsunami
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr Daryono menjelaskan kejadian dan parameter gempa bumi.
Dalam penjelasannya, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.12.48 Wita wilayah Pantai Selatan Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,04 LU ; 123,49 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 66 Km barat daya Bolaang Uki, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara pada kedalaman 133 Km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng laut Sulawesi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Gorontalo dengan skala intensitas II - III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), daerah Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, dan Taliabu dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.
(*)