Kamis, 5 Maret 2026

Gempa M3.0 usai M5.1 Teluk Tomini Sempat Terasa di Gorontalo, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi M3.0 Skala Richter (SR) usai gempa M5.2 SR di Teluk Tomini yang sempat terasa di Kota Gorontalo, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.46 Wita.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto Gempa M3.0 usai M5.1 Teluk Tomini Sempat Terasa di Gorontalo, Tak Berpotensi Tsunami
BMKG Gorontalo
Info gempa bumi M3.0 SR Teluk Tomini, Senin malam. Gempa bumi M3.0 SR usai gempa M5.2 SR di Teluk Tomini yang sempat terasa di Kota Gorontalo, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.46 Wita. 

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Gempa bumi M3.0 Skala Richter (SR) usai gempa M5.2 SR di Teluk Tomini yang sempat terasa di Kota Gorontalo, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.46 Wita.

Gempa kedua berlokasi di koordinat 0.08 lintang selatan (LS), 123.43 bujur timur (BT) atau 75 kilometer tenggara Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Berikut informasi selengkapnya dari BMKG Gorontalo:

Mag:3.0 SR 

Senin 17 Oktober 2022 

Pukul 21:46:10 Wita 

Lokasi: 0.08 lintang selatan (LS), 123.43 bujur timur (BT) 

Arah: 75 Km tenggara Bone Bolango, Gorontalo

Kedalaman: 127 Km 

171022-gempa5.2-1
Info gempa bumi M5.2 Teluk Tomini, Senin malam. Gempa bumi M3.0 Skala Richter (SR) usai gempa M5.2 SR di Teluk Tomini yang sempat terasa di Kota Gorontalo, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.46 Wita.

Tidak Berpotensi Tsunami

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr Daryono menjelaskan kejadian dan parameter gempa bumi.

Dalam penjelasannya, Senin 17 Oktober 2022 pukul 21.12.48 Wita wilayah Pantai Selatan Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik. 

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,04 LU ; 123,49 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 66 Km barat daya Bolaang Uki, Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara pada kedalaman 133 Km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi lempeng laut Sulawesi. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved