Kriminal

Dipercaya Bos, 7 Karyawan di Gorontalo Ini Malah Curi Barang di Tempat Kerja

Kini, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Gorontalo Kota, resmi menetapkan tujuh karyawan itu sebagai tersangka. 

Penulis: Wawan Akuba | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Ilustrasi Tahanan Polres Gorontalo Kota. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Modus tujuh karyawan ketahuan bosnya. Penggelapan barang yang dilakukan terbongkar.

Kini, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Gorontalo Kota, resmi menetapkan tujuh karyawan itu sebagai tersangka. 

Ketujuh tersangka akan dijerat pasal 374 KUHP Sub Pasal 372 Jo pasal 64 KUHPidana.

Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Ardi Rahananto melalui Kasat Reskrim Polres Gorontalo Kota, Iptu Muhammad Nauval Seno, menjelaskan, kasus ini berawal dari tertangkapnya seorang karyawan yang melakukan pengambilan barang tanpa nota pemesanan.

"Dari kejadian itu, Manager toko melakukan interogasi kepada tujuh orang karyawannya, termasuk satu di antaranya sopir dan karyawan helper," kata Iptu Nauval Seno.

"Dari keterangan para karyawan yang diinterogasi, kejadian tersebut sudah berlangsung sejak lama," tambah Iptu Nauval.

Sementara itu, dijelaskan Iptu Nauval, manager perusahaan melakukan pengecekan rekaman CCTV, guna mengungkap praktik penggelapan tersebut.

Modusnya, helper dan sopir mengangkut serta barang-barang yang tidak termasuk dalam pesanan. Begitu selesai mengantar pesanan, mereka ikut menjual barang di luar pesanan tersebut. 

“Hasil penjualan barang tersebut diambil dan dipergunakan untuk keperluan pribadi," terang Iptu Nauval Seno.

Praktik yang dilakukan para tersangka itu dikuatkan dengan melakukan Stock Opname barang di toko. Ditemukan ada beberapa macam bahan makanan dan minuman (consumer foods) yang telah hilang.

Jika diakumulasi, kerugian pemilik mencapai Rp 177.860.850 Karena itu, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penyidik telah melakukan upaya paksa berupa penahanan terhadap 7 orang tersangka. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved