Rabu, 25 Maret 2026

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Menkopolhukam Hentikan Liga 1,2,3 Sampai Normalisasi Terwujud

Buntut tragedi Kanjuruhan menewaskan 131 orang, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menghentikan Liga

Tayang:
zoom-inlihat foto Buntut Tragedi Kanjuruhan, Menkopolhukam Hentikan Liga 1,2,3 Sampai Normalisasi Terwujud
kompas.com
Menkopolhukam RI, Mahfud MD menyatakan Liga 1-3 dihentikan sementara atas anjuran Presiden RI, dalama siaran pers, Jakarta, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Buntut tragedi Kanjuruhan menewaskan 131 orang, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menghentikan kompetisi Liga Indonesia sampai normalisasi terwujud.

Melansir Kompas.com, Ketua Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Stadion Kanjuruhan Mahfud MD menyebut keputusan itu merupakan penekanan dari TGIPF dan disetujui oleh Menteri Pemuda dan Olahraga.

Diketahui, Tim Mahfud MD beranggotakan 13 orang akan akan bekerja dengan masa waktu dua minggu hingga 1,5 bulan.

Pemberhentian itu bergantung pada hasil kerja TGIPF yang saat ini sedang berjalan.

"Insya Allah tiga minggu tim ini sudah dapat menyampaikan hasil kerjanya kepada Presiden, dan mudah-mudahan bisa lebih cepat dari itu," kata Mahfud, melalui siaran pers, dikutip dari Kompas.com, Selasa (4/10/2022).

Selain menguak akar masalah yang hingga kini belum terselesaikan, Mahfud juga menyebut TGIPF akan memberikan rekomendasi sanksi layak dijatuhkan kepada pihak terlibat dalam peristiwa itu.

"Itulah kerja tim ini, termasuk nanti menjatuhkan atau merekomendasikan sanksi," imbuh Mahfud.

Tragedi Stadion Kanjurungan terjadi usai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10/2022) dengan hasil 2-3 untuk tuan rumah.

Sebanyak 131 nyawa melayang dalam peristiwa ini. Dimana, mayoritas korban jiwa meninggal diduga akibat terinjak-injak dan sesak napas karena gas air mata. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved