Jelang Putaran Kedua Liga 3 Gorontalo, Askab PSSI Gorontalo Akan Benahi Lapangan 23 Januari 1942
Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI, Sunarto Tangahu mengatakan, akan membenahi lapangan 23 Januari, Telaga.
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Askab-PSSI-Gorontalo-Sunarto-Tangahu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Jelang Putaran Kedua Liga 3 Gorontalo, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI, Sunarto Tangahu mengatakan, akan membenahi lapangan 23 Januari 1942, Telaga, Kabupaten Gorontalo.
Diketahui, garis lapangan 23 Januari mulai samar, jika diamati dari jarak jauh.
"Besok akan diadakan pengecatan," kata Sunarto, saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Senin (3/10/2022).
Menurut Sunarto, lapangan tersebut sering dibenahi setiap pekan, namun saat ini terkendala mesin pengecat.
"Mesin akan diperbaiki mungkin satu/dua hari ini," akunya.
Doa Bersama
Pihak Askab PSSI Gorontalo ingin mengadakan doa bersama untuk memperingati korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Menurutnya, Askab PSSI turut berduka cita atas kejadian tersebut, apalagi korban sudah mencapai lebih dari seratus ribu korban.
Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Gorontalo Lahmudin Hambali menginstruksikan seluruh Panitia Pelaksana (Panpel) liga 3 Gorontalo, untuk memenuhi syarat pertandingan.
Instruksi Lahmudin itu untuk mengantisipasi tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
"Semua stadion yang telah kita gunakan itu, pihak Panpelnya telah kita sampaikan untuk memenuhi persyaratan pertandingan," ungkap Lahmudin saat dihubungi TribunGorontalo.com, Senin (3/10/2022) malam.
Asprov PSSI menyebut tiga unsur, yakni pengamanan, kesehatan, dan perangkat pertandingan.
Menurut Lahmudin, unsur-unsur itu merupakan syarat utama untuk pertandingan di Liga 3 Gorontalo saat ini.
Segi unsur pengamanan, Asprov PSSI Gorontalo menyerahkan seluruhnya kepada pihak Panpel yang dibentuk Askot dan Askab. (*)