Rabu, 18 Maret 2026

Rusuh Arema vs Persebaya

Polri Kerahkan Tim Identifikasi Korban Kerusuhan Laga Arema Fc Vs Persebaya

gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter korban kerusuhan di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya

Tayang:
zoom-inlihat foto Polri Kerahkan Tim Identifikasi Korban Kerusuhan Laga Arema Fc Vs Persebaya
TribunGorontalo.com
Potret kerusuhan di laga Arema Fc Vs Persebaya. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur (Jatim) dan RS setempat, dikerahkan mengidentifikasi korban kerusuhan di stadion Kanjuruhan. 

"Untuk saat ini tim DVI Dokkes Polri segara ke Malang untuk back up Tim DVI Polda Jatim dan RS setempat guna percepatan identifikasi korban," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Minggu (2/10/2022).

Brigjen Nyoman ditunjuk langsung memimpin tim DVI tersebut. Dedi menuturkan, gerak cepat itu dilakukan oleh kepolisian untuk memberikan pertolongan medis kepada suporter yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. 

"Dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban-korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit," ujar Dedi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 127 orang di antaranya 2 anggota Polri meninggal dunia dalam insiden kerusuhan suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam.

Baca juga: Ada Gas Air Mata, Suporter Arema Berlarian Panik hingga Pingsan Terinjak-injak

Suporter juga sempat membakar 2 unit mobil dinas Polri usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

Pemicu kerusuhan tersebut diduga karena ribuan orang dari tribun penonton masuk ke lapangan usai Arema FC dikalahkan Persebaya dikalahkan dengan skor 2-3.

Akibat kerusuhan tersebut ratusan orang meninggal dunia.

"Masih simpang siur (jumlah yang meninggal) ada yang bilang 114 tapi tadi ada yang bilang 120," kata Bupati Malang HM Sanusi dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Minggu (2/10/2022).

Sementara itu Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyebut ada 127 orang meninggal dunia akibat kerusuhan tersebut.

"Jadi sampai dengan pukul 03.00 ada di beberapa rumah sakit, ada 127 penonton yang meninggal dunia," kata Kapolres.

Baca juga: Puan Maharani Minta Investigasi Rusuh Stadion Kanjuruhan usai Amera vs Persebaya

Dari 127 orang yang tewas ada dua orang anggota kepolisian juga meninggal.

"Dua di antaranya yang meninggal anggota kepolisian," ujarnya.

Korban tewas dibawa ke rumah sakit Wafa, RS Teja Husada dan RSUD Kanjuruhan.

Mobil Dinas Polisi Ikut Dirusak dan Dibakar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved