Rusuh Arema vs Persebaya
Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Masuk dalam Tragedi Terburuk Sepakbola Dunia
Kerusuhan berdarah di pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya disebut sebagai salah satu bencana sepakbola terburuk dalam sejarah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-kerusuhan-saat-pertandingan-Liga-1-Indonesia.jpg)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pun memerintahkan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menghentikan sementara turnamen Liga 1 Indonesia.
PSSI diminta untuk mengevaluasi dan memperbaiki prosedur keamanan untuk menjaga peristiwa terulang kembali.
Selain itu, Jokowi juga berpesan kepada Kapolri Jenderal Pol Sigit Listyo Prabowo agar menginvestigasi dan mengusut tuntas kasus kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang.
"Saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepakbola di Tanah Air. Jangan sampai ada lagi tragedi seperti ini di masa yang akan datang," kata Jokowi, dalam keterangan pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (02/10/2022).
Bupati Malang H. Sanusi didampingi Sekda dan Pejabat Pemkab Malang menjelaskan, para korban di rawat di rumah sakit sepenuhnya akan ditanggung Pemerintah Kabupaten Malang.
Sanusi meminta pihak Rumah Sakit agar langsung menangani pasien secara intensif tanpa menghiraukan segala biaya korban. (*)